Cerita Kita

Beberapa hari lalu, saya menonton film berjudul Minnie and Moskowitz (1971), karya sutradara John Cassavetes. Sutradara ini sering mengangkat cerita seputar orang-orang kecil, biasanya dari kalangan menengah ke bawah, di kota New York. Sering kali mereka tampak invisible di tengah riuh-rendahnya kehidupan metropolitan, namun mereka punya cerita sendiri-sendiri yang menarik. Film-filmnya pun biasanya digarap dengan… Read More

Advertisements

Blup… Blup… Blup…

“Mau tau caranya?” “Baskom, kamu isi air penuh-penuh. Kamu masukin kepalamu.” “Trus, kamu teriak kuat-kuat. Sekencang-kencangnya. Sampe capek. Sering-sering aja begitu.” *** Di rumah, mahasiswa semester V itu pun mempersiapkan baskom penuh air. Sejenak, mendadak ia teringat masa kanak-kanaknya. Selalu kungkum air hangat ketika mandi, dan menghabiskan lebih dari 60 menit bermain air sampai kulit… Read More

Maaf

Di suatu sore, ayah saya pernah mengirimkan pesan singkat. Kata beliau, “Sebisa mungkin, lupakan kebaikan yang pernah kamu buat ke orang lain. Tapi jangan pernah lupakan kesalahan yang pernah kamu buat ke orang lain. Bukan cuma meminta maaf. Tapi maafkan.” Perlu waktu bertahun-tahun untuk memahami itu. Sampai sekarang. Beberapa hari yang lalu, film dokumenter The… Read More

My Best Friend’s Wedding

Judul tulisan ini memang mirip dengan film komedi romantis yang dibintangi Julia Roberts dan Cameron Diaz di tahun 1997. Judul yang generik sebenarnya, karena kalimat itu bisa saja mengacu pada keadaan yang sebenarnya, yaitu pernikahan sahabat kita. Dan memang hal itulah yang berkecamuk di pikiran saya dalam beberapa hari ini, yang sempat membuyarkan segala konsentrasi… Read More