Lebaran Tanpa Melupakan

(30 Ramadan 1421 H) “Tiketmu sudah diurus?” “Sudah, Yah. Jadinya aku mundurkan saja sampai akhir tahun. We’ll see, mudah-mudahan sudah bisa traveling lagi bulan itu.” “Insya Allah. Harusnya gak sampai Desember sih pembatasan ini.” “Cuma kita kan gak pernah tahu, Yah.” “Iya. Berdoa saja, sambil terus jaga kesehatan. Kamu masih olahraga?” “Sekadarnya saja. Ayah?” “Masih… Read More

Advertisements

Akhirnya Pulang

(malam ke-28, Ramadan 1420 H) “Kamu belum tidur?” Andi mengadahkan kepalanya, lalu tersenyum dan menggelengkan kepala. “Tanggung, sekalian kelarin unpacking ini. Kopernya ‘kan mau dipakai lagi lusa.” Ali mengangguk kecil. Dia tersenyum. Bisa dibilang ini senyuman penuh kelegaan. Setelah dua tahun, akhirnya anak bungsunya mau merayakan Idul Fitri di hari pertama bersama-sama, bukan di beberapa… Read More

Jakarta, Hari ke-49

DEAR diary, enggak terasa ya, kalau dihitung-hitung ternyata sudah sebulan lebih berada di Jakarta. Hampir dua bulan malah. Menjadi salah satu penghuninya. Dan makin ke sini, ada makin banyak hal yang akhirnya dialami, dirasakan, dan diketahui sendiri, meski masih belum ada apa-apanya. Masih banyak yang menanti untuk dieksplorasi. Baru kemarin sore, istilahnya. Yang pasti, terasa… Read More

No. 52

Beberapa minggu yang lalu, saya membaca buku “Every Day” karya David Levithan. Buku ini cukup menarik. Karakternya tak bernama, sampai-sampai si karakter harus menamai dirinya dengan huruf A saja. Kenapa dia tak bernama? Karena dia hidup sebagai orang yang berbeda-beda setiap harinya. Saat bangun tidur di pagi hari, dia mendapati dirinya hidup di tubuh orang… Read More

Skeptis Manis

Pernah makan buah lai? Kalau pernah, berarti Anda sudah tahu rupa, aroma, rasa, dan tekstur daging buahnya. Tapi kalau belum, ehm, saya coba jelasin ya. Buah lai terlihat sama seperti durian pada umumnya. Bayangkan buah durian, kulit luarnya berduri cukup tajam. Untuk membukanya, kita memerlukan parang kecil atau pisau daging dengan lempengan besi yang cukup… Read More

650 Kata

Kapan terakhir kali Anda langsung tertidur pulas, kala tubuh sudah menempel di atas kasur? Kapan terakhir kali Anda bangun dengan nyaman, tanpa langsung deg-degan dengan setumpuk kegiatan yang harus dilakukan? Kapan terakhir kali Anda tersenyum pada diri sendiri, di hadapan cermin? Kapan terakhir kali Anda tanpa sengaja merasakan lembutnya embusan napas, yang menyentuh ujung lubang… Read More

Mau Nonton Apa?

Sebut saja dia mbak XY. Usianya mungkin sekitar 22 tahun. Tidak mungkin lebih tua, karena dia masih berlari lincah setelah turun dari busway. Seperti pekerja metropolian seusianya, dia sering kesal melihat macet. Kekesalan itu tak berlangsung lama. Paling tidak sudah mereda saat masuk parkiran mall sebelum jam buka. Dia berjalan melenggang ke lift yang membawanya ke lantai… Read More