Relax, I’ve Got This!

 

Saking lamanya hidup sendiri, dan menyendiri kata teman-teman saya, saya sampai lupa dengan the magic of judul tulisan ini di atas.

“Relax, honey, I’ve got this!”

Rasanya menyenangkan ya, ketika ada orang lain yang membantu kita secara suka rela di saat kita overwhelm dengan berbagai macam hal. Mau itu barang belanjaan, pekerjaan dari kantor, atau hal-hal lain yang kita bawa pulang, unintentionally.

Mendadak saya sempat kangen dengan sensasi rasa dari kalimat tersebut beberapa minggu terakhir. Apalagi dalam perjalanan pulang naik ojek sambil menembus jalanan yang macet. Berhubung tidak berani mengeluarkan ponsel, mau tidak mau saya bermain-main dengan pikiran sendiri. (Ya masak pikiran abang ojeknya?)

Saya baru sadar beberapa bulan terakhir, bahwa kalau pulang ke rumah, saya tidak bisa langsung leyeh-leyeh saat membuka pintu. Inilah rutinitas saya saat pulang:

• buka pintu

• lepas sandal atau sepatu, lalu meletakkan di rak sepatu

• menyalakan lampu

• mengeluarkan isi tas, terutama kalau selesai belanja

• memilah mana yang harus masuk bagian buah dan sayur, mana yang masuk freezer

ganti baju

• meletakkan baju kotor, biasanya baju olahraga, di tempat cucian

• meletakkan tas di tempat yang mudah dijangkau saat pergi lagi keesokan hari

• menyiapkan makan malam

• mencuci peralatan masak

Dan biasanya saya baru duduk di depan televisi atau iPad untuk makan sekitar 15-20 menit setelah membuka pintu dan masuk ke dalam rumah. Lebih lama lagi kalau saya harus memasak makanannya dari awal. Tentu saja, semakin lama lagi mulai makan kalau masih harus memilih tontonan apa yang menemani saya.

1_tsU4FTsXqyP9XISpJp9vYg

 

Kegiatan ini saya jalankan secara rutin tanpa berpikir. Sudah menjadi kebiasaan, sudah menjadi bagian dari hidup seperti bernapas. Hanya saja, kok tiba-tiba beberapa minggu belakangan ini muncul lagi perasaan yang ingin sebagian rutinitas di atas dikerjakan dengan bantuan orang lain. Ingin rasanya benar-benar pulang ke rumah tinggal lepas sepatu, lalu duduk di sofa, sampai nyaris ketiduran, sebelum ditepuk pundaknya dan diingatkan untuk ganti baju sebelum makan malam.

Bahkan sampai nyaris lupa rasanya, saya sendiri yang harus mencoba mengucapkan kalimat yang saya tulis di awal tadi. “Relax, honey, I’ve got this”. “Relax, dear, I’ve got this.”

Mungkin karena sebagai lajang yang harus mengurus diri sendiri, mulai dari tempat tinggal sampai kesejahteraan diri sendiri, kita terbiasa mengerjakan segala sesuatunya secara sendiri, untuk diri sendiri. Kalau sedang diterpa rasa lelah yang luar biasa, sementara masih ada setumpuk urusan lain di depan mata yang harus dikerjakan dan diselesaikan, maka kita bisa memejamkan mata sejenak, mengambil nafas panjang, dan berkata ke diri sendiri, “Relax, I’ve got this.”

Because we can do what we need to do to. We have to.

Selamat menyambut akhir pekan!

Advertisements