Maya Nyata Ternyata Sama-sama Fana Karena Dia Adalah Uang

Masih saja banyak netizen maupun citizen yang menganggap sesuatu yang maya itu tak layak atau setidaknya tak sebanding dengan dunia nyata. Artis sinetron itu artis sungguhan, sedangkan seleb twitter atau instagram itu artis karbitan atau malah bukan artis dan sok iye aje. Kira-kira seperti itu. Bahwa apa yang terjadi di media sosial, apa yang disampaikan… Read More

Advertisements

Tuan Uang, Bukan? Tunggu Sebentar, Saya Sedang ke ATM. *)

Who are we? We find that we live on an insignificant planet of a humdrum star lost in a galaxy tucked away in some forgotten corner of a universe in which there are far more galaxies than people. Carl Sagan Jika rentang waktu jangka pendek yang dikejar, maka NASA, sebuah lembaga riset antariksa milik Amerika… Read More

[JAWABAN] Main Tebak-Tebakan

Tengah Desember lalu saya iseng menulis Tentang Jilbab. Sampai sekarang tulisan itu masih sering dibaca, komentarnya pun beragam. Ada yang setuju, ada yang ndak, ada juga yang ndak urus. Bebas. Minggu lalu saya mengajak kalian, teman-teman Linimasa, main tebak-tebakan. Iseng-iseng tak berhadiah, lah. Ada total 12 foto perempuan dengan tutup kepala yang berasal dari sekte/agama… Read More

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 4

“Katakan, Sayangku, siapakah lelaki yang paling berkuasa di negeri ini? Adakah yang lebih kuat dan hebat dariku?” “Ada. Bukan kau.” jawab sang kekasih dengan tenang. Ia pun terperanjat. Kaget. Ia tak mungkin tertandingi. “katakan, siapakah dia?” “Aku.” “Kamu..? Tapi… Bagaimana mungkin kamu bisa lebih berkuasa dariku?” “Aku tidak mengerti..” “Iya. Kamu memang penguasa terhebat negeri… Read More

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 3

(sambungan dari Part 1 & Part 2) Ruangan besar itu begitu lengang. Hanya ada dua kursi yang saling berhadapan dan dipisahkan sebuah meja. Lelaki itu bernama Amir. Di depannya duduk seorang panglima Taliban. Berjubah putih, sorban yang sewarna, dan janggut yang panjang melewati dagu. Mereka tidak saling berbicara. Di dekat pintu ada seorang penjaga yang… Read More

HOMOSEXUALIS[LA]M pt. 2

(lanjutan dari bagian pertama) Konya, 1248. Awal Desember. Malam itu, di luar, udara sedang dingin-dinginnya. Di dalam kamar, cengkerama sepasang kekasih sedang hangat-hangatnya. Bagi mereka ini ritual. Kebiasaan yang sudah dilakukan selama empat tahun. Menemukan Sang Empunya Semesta di antara percakapan. Hal yang sulit dimengerti orang-orang sekitar. Tapi siapa yang peduli, bagi mereka ini cinta.… Read More

HOMOSEXUALIS[LA]M

Spanyol, 1485. Christopher Columbus belum punya niat untuk mencari “Dunia Baru” apalagi menginjakkan kaki di Amerika. Ia berhenti sejenak di tengah pelayarannya dan singgah di Granada. Kedatangannya disambut meriah ratu Isabella dan raja Ferdinand. Rupanya mereka sedang merayakan sebuah kemenangan. Kerajaan Katolik akhirnya bisa mengalahkan Moors, umat Islam dari Kekalifahan Umayyah, dan menguasai Spanyol. Sejarah… Read More

Dari Shalimar Sampai Kim Il Sung

Berhubung si Nauval jaringan internetnya lagi bermasalah, (saat ini yang bersangkutan lagi marah-marah sama mas-mas customer service salah satu provider Internet) hari ini saya yang ambil alih jadwal piket. Tulisan Nauval akan diunggah esok pagi. Mari kita rehat sejenak dari kegilaan dan rasa kesal atas putusan sidang DPR semalam. Siang itu, 12 April 1967, seorang… Read More

Senyap yang Gaduh

Malam itu di Toronto. Ruangan terisi penuh. Film sudah diputar separuh jalan. Ada mereka yang berdecak geram kemudian mengumpat, ada pula mereka yang menyembunyikan wajah di balik jari-jari karena ngeri, juga mereka yang diam-diam mengusap airmata. Lelaki itu duduk di baris paling tengah, menyaksikan dengan saksama adegan demi adegan yang ditayangkan. Ia menyilangkan kedua lengannya.… Read More