Kita, dan Kesukaran untuk Berpikir (Kritis)

SETIAP orang memiliki akal sehat, atau setidaknya kesempatan asasi untuk diposisikan dan diperlakukan demikian, itu adalah sebuah fakta. Namun, bagaimana cara setiap orang berpikir dan mempergunakan akal sehatnya, itu adalah sebuah tanya. Kita seringkali dibuat terheran-heran, mengapa seseorang atau sekelompok orang bisa setuju serta sepakat pada sesuatu yang terang-terangan keliru, salah, atau bahkan ngaco dan… Read More

Advertisements

Terlalu Banyak Dipikir, Masalah Malah Jadi Kenyataan

“AKU berpikir, maka aku ada.” Ini kata René yang Descartes, bukan yang Suhardono. Sementara, tanpa disadari, inilah yang terjadi dalam kehidupan kita hampir tiap hari: “Aku memikirkannya, maka itu ada, dan terjadilah.” Sebuah masalah baru akan benar-benar menjadi masalah ketika terjadi. Namun, dengan mempersilakan masalah itu mewujud dalam bentuk pikiran-pikiran negatif, kegelisahan dan kekhawatiran yang… Read More

In Defense of Ladies Parking

Sudah lama saya memerhatikan nada banyak orang ketika berbicara soal Ladies Parking selalu agak miring. Ladies parking dianggap sebagai menegasi seruan kesetaraan gender. Sebenarnya apa ya, memangnya, maksud ladies parking itu? Ketika perempuan ingin setara haknya dalam segala hal, lalu kenapa harus ada ladies parking? Apakah sudah ketinggalan zaman dan sebaiknya ditiadakan saja? Dalam menjawab… Read More

Capek: Berjeda dari Kekinian

“GOD does not play dice with the universe,” kata Einstein. Namun, if it does so (play dice with the universe), what would you do? Tuhan tidak berundi dadu untuk semesta. Namun, kalau dia ternyata memang melakukannya, kamu mau apa? Akan bagaimana? Iya. Saya sengaja menyitat kutipan tersebut secara serampangan dan di luar konteksnya‒fisika kuantum‒karena sedang… Read More