Membaca di Dalam Bus TransJakarta, dan Dua Orang Asing yang Saling Berbagi Cerita

HAMPIR pukul setengah sebelas, tadi malam, dan saya masih belum tahu ingin menulis apa untuk Linimasa. Namun, kesan yang tertinggal dari kejadian kemarin pagi tetap kuat terasa, karena merupakan sesuatu yang tidak pernah dialami sebelumnya. Memanfaatkan waktu tempuh dalam perjalanan menuju kantor setiap pagi, saya terkadang membaca buku bila memungkinkan. Selama penumpang tidak terlalu berjejalan… Read More

Advertisements

Liburan Pun Perlu Disiplin

Saat ini, saya sedang dalam masa rehat, atau break sementara. Ada masa transisi antara periode proyek sebelumnya dan periode yang akan datang. Tahun lalu, alih-alih beristirahat, periode ini malah saya gunakan untuk traveling yang masih ada kaitannya dengan kerjaan. Alhasil, periode proyek yang baru saja berlalu kemarin terasa melelahkan saat dijalani. Rasa lelah ini bahkan… Read More

Hidup: Koreksi Tiada Henti

“DAN kalau tulisan-tulisan di Linimasa yang dulu-dulu kita remake lagi, setuju nggak?” Itu kalimat penutup tulisan Mas Nauval, pekan lalu. Cukup menggoda untuk dilakukan, sih, tetapi saya ingin lebih melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Yaitu, paduan antara waktu yang bergulir, pandangan, dan penerimaan kita. Dalam konteks Linimasa–maupun tulisan-tulisan lain pada umumnya–yang terjadi bukanlah sekadar remake buah-buah… Read More

Ribut-Ribut Reboot Karena Remah-Remah Remake

Semalam saya menonton film The Lion King versi terbaru tahun 2019. Kekhawatiran saya setelah melihat trailernya beberapa bulan silam, ternyata terbukti. Terus terang, saya tidak terlalu menyukai versi baru film ini. Menurut saya, tidak menawarkan sesuatu yang baru. Bahkan setelah 30 menit pertama, dan setelah menyadari bahwa versi terbaru ini hampir shot-by-shot remake dari versi… Read More

“Cowok itu, enggak mesti ganteng…”

“COWOK itu, enggak mesti ganteng. Enggak peduli umurnya sudah 30 tahun, kek, 40 tahun, kek, pasti tetap gampang kalau mau kawin. Yang penting mapan, duitnya ada, cukup buat ngapa-ngapain.” Read More

Selamat Ulang Tahun ke-10, Film-Film dari 2009!

Kalau harus menyebut “tahun terbaik” untuk menilai kualitas film-film yang dirilis di tahun tertentu, sebagian besar penggemar film pasti menyebut tahun 1939 dan 1999. Di tahun yang disebut pertama, jajaran film klasik tumplek blek dirilis di tahun itu, mulai dari Gone with the Wind, The Wizard of Oz, Stagecoach, sampai Mr. Smith Goes to Washington.… Read More

“Berisik!”

NUN, empat biksu sedang berlatih bersama. Mereka berikhtiar menjalani meditasi dalam bisu atau tanpa bicara selama dua minggu. Malam hari pertama tiba. Mereka melanjutkan meditasi, berusaha berkonsentrasi dan mawas diri dalam posisi bersila dengan diterangi cahaya lilin. Semilir angin malam berembus. Tidak terlalu kencang, tetapi cukup kuat untuk membuat api padam. Hingga beberapa waktu kemudian,… Read More

Jejak Yang Kita Tinggal

Paruh kedua tahun ini dibuka dengan beberapa berita duka yang mengena buat saya. Ada beberapa orang yang pergi meninggalkan dunia dengan cepat, terasa tiba-tiba tanpa ada pertanda sebelumnya. Hampir semuanya meninggalkan impresi yang mendalam, yang juga berarti meninggalkan rasa sedih karena kehilangan. Semakin sedih saat ada seorang teman yang mengatakan bahwa di paruh pertama tahun… Read More

Nasi Campur Babi

SAMA nama, beda rupa. Itulah yang terjadi pada Nasi Campur, hidangan yang cukup akrab terdengar di telinga orang Indonesia. Tergantung kotanya. Lahir dan tumbuh besar di Samarinda, Nasi Campur awalnya saya kenali berupa sepiring nasi, dengan mi goreng, lauk utama ayam atau ikan goreng, Orek Tempe atau teri kacang, tempe atau tahu, kuah lodeh dan… Read More