Akhirnya Pulang

(malam ke-28, Ramadan 1420 H) “Kamu belum tidur?” Andi mengadahkan kepalanya, lalu tersenyum dan menggelengkan kepala. “Tanggung, sekalian kelarin unpacking ini. Kopernya ‘kan mau dipakai lagi lusa.” Ali mengangguk kecil. Dia tersenyum. Bisa dibilang ini senyuman penuh kelegaan. Setelah dua tahun, akhirnya anak bungsunya mau merayakan Idul Fitri di hari pertama bersama-sama, bukan di beberapa… Read More

Advertisements

Hati Sebagai Tempat Berteduh dan Berdiam

KETIKA kita ingin pindah rumah atau tempat tinggal, salah satu proses yang paling menyita perhatian dan melelahkan adalah penyortiran barang. Demi kebaikan diri sendiri, kita harus memilih, menentukan, lalu memutuskan. Jika tidak, bukan hanya kerepotan, terlalu berat, dan membuat tempat baru yang semestinya lapang menjadi sesak, sehingga mengulang kesumpekan yang sama. Berpindah tempat tinggal seringkali… Read More

Curiosity (Tidak Selalu) Kills the Cat

— seperti yang pernah saya tulis di blog pribadi ratusan tahun yang lalu — “So.” “So.” “How was it?” “How was what?” “Was it good?” “What do you think?” “Was I good?” “How do you want me to answer that?” “Can’t you think of anything?” “After what just happened, can you?” “It was pretty something,… Read More

Hidup yang Lapang, Lega, dan Leluasa

RINGAN dan enteng. Perasaan yang selalu kita dambakan dalam hidup ini, baik batin maupun jasmani. Siapa saja yang pernah merasakan beban berat dan dibuat susah karenanya, pasti akan bisa menghargai dan mensyukuri keadaan ketika beban tersebut menjadi tiada. Perasaan ringan dan enteng itu kemudian berubah menjadi kelapangan, kelegaan, dan keleluasaan untuk melihat serta bergerak lebih… Read More

We See Before We Feel

Ini adalah tulisan lama saya, yang pernah saya unggah di sebuah aplikasi jejaring sosial yang sudah tutup. Ada gunanya juga dulu acap kali menulis status yang panjang-panjang, karena saat tidak ada ide untuk menulis di blog, bisa mendaur ulang status-status lama. Tentu saja tidak semua status masih layak ditampilkan kembali. Perlu sedikit polesan untuk membuatnya… Read More

Tutur Bahasa Indonesia Nan Adiluhung … atau Ambigu?

SETIAP orang Indonesia yang sudah cukup dewasa dan tidak punya masalah komunikasi lisan tampaknya akan selalu memiliki kemampuan ini; memahami maksud tersembunyi lewat pesan yang tak diucapkan secara terang-terangan. Jadi semacam rahasia umum, atau kesepakatan bersama, bahwa ketika seseorang mengatakan sesuatu, yang dia inginkan sebenarnya ialah sesuatu yang berbeda. Kita pun akhirnya ikut terbiasa, lantaran… Read More

Mom-ster

Aku dimarahi Ibuku di depan anak dan istriku. Katanya aku seperti anak kecil. Tidak mau menemui Ibuku dan lama tak mau menyapa dirinya. Aku dimarahi habis-habisan. Suaranya bagai halilintar. Agak bergetar. Tanda amarahnya belum usai.  Aku bertanya-tanya dalam hati kapan aku dimalinkundangkan. Dikutuk menjadi batu. Gara-gara melukai hati seorang Ibu. Sekaligus aku mengingat-ingat, waktu Ibu… Read More

Mencegah Hampa

What is left after the party ends? Beberapa tahun lalu, saat usai mengerjakan sebuah event internasional yang menguras banyak tenaga, salah satu anggota pengurus festival ini datang untuk memberikan ucapan selamat kepada saya. Setelah mengucapkan terima kasih dan memberikan gambaran singkat tentang hasil acara, beliau berkata kepada saya, “Now you need to make sure how… Read More