Apa Kabar, New Year’s Resolution?

Tulisan ini saya buat dan diunggah pada hari terakhir bulan Januari. Tepat sebulan setelah malam perayaan tahun baru, jadi rasanya pantas kalau bertanya, “Apa kabar dengan new year’s resolutions kita?”

Saya sendiri bukan termasuk orang yang rajin membuat new year’s resolutions dan semacamnya. Rencana kerja dan rencana lain, memang saya buat, tapi bukan termasuk dalam kerangka new year’s resolutions dengan janji bahwa pada tahun ini, saya akan dan harus melakukan A, B, C dan sebagainya. Entah kenapa, konsep new year’s resolutions tidak pernah mengusik rasa penasaran saya untuk membuatnya.

Di sisi lain, saya melihat ada beberapa teman yang benar-benar menaruh perhatian besar pada new year’s resolutions ini. Mereka seperti pledge themselves atau berjanji pada diri mereka sendiri untuk benar-benar melakukan apa yang mereka sudah rencanakan. Kalau sudah begitu, maka new year’s resolutions bisa menjadi penyemangat tersendiri, memberikan motivasi, karena sense of completion terhadap apa yang sudah kita rencanakan itu sungguh sangat memuaskan rasanya.

Nah, kembali ke pertanyaan saya di atas, bagaimana new year’s resolutions kita di akhir bulan pertama di tahun yang baru?

Kalau masih on track, bagus. Semoga bisa terus dilanjutkan sampai akhir tahun. Masih ada 11 bulan lagi ke depan. Semoga stamina untuk melakukan apa yang direncanakan, bisa jadi kenyataan.

Kalau sudah berubah, bagus. And that is okay. Super okay. Apapun dan bagaimanapun rencana kita yang mungkin sudah kita buat sedetil dan serapi mungkin, selalu saja ada faktor eksternal berupa kejutan dalam hidup yang tidak kita duga. Kalau sudah begitu, mau tidak mau kita harus beradaptasi. Perubahan itu wajar terjadi. Kalau tidak berubah, malah kita yang nanti ketinggalan.

Buat saya sendiri, bulan Januari ini sangat mengejutkan. Sampai sekarang masih recovering dari kejadian naas di awal tahun, yang pernah saya tulis di Linimasa beberapa minggu lalu. Satu kejadian yang sontak mengubah cara saya memandang hidup, mengamati orang lain, dan menerima apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang tidak bisa saya kontrol. Dan yang pasti, melanjutkan hidup.

Karena itulah intinya kita menyikapi apapun yang kita rencanakan dan sedang kita hadapi sehari-hari, yaitu untuk tetap hidup dan membuatnya selalu lebih baik.

Semoga sisa 11 bulan di tahun 2019 ini membuat kita lebih produktif dan menikmati hidup.

1483735567

Shio di 2019 (4)

SHIO adalah soal keteraturan. Selalu ada pola yang tersedia untuk dicermati, dan dibaca secara garis besarnya. Deviasi atau penyimpangan-penyimpangan, bahkan perbedaan yang timbul pun biasannya tetap berkaitan dengan catatan utama. Kadarnya saja yang berbeda. Kecuali jika terjadi perubahan seketika, baik yang dapat dianggap sebagai anomali, atau–dalam bahasa sehari-hari–takdir.

Seperti horoskop ala barat, urutan shio tidak akan pernah berubah. Juga sama-sama berjumlah 12. Bedanya, horoskop barat didasarkan pada rasi bintang dan posisinya di langit, sehingga perubahan selalu terjadi dalam rentang per bulan. Itu sebabnya Ophiuchus bisa hadir menjadi zodiak ke-13, meskipun tampaknya tidak dipakai juga.

Lambang binatang dalam shio memang berjumlah 12. Perubahannya berlangsung setiap tahun, mengikuti penanggalan Imlek. Sederhananya, antara para pemilik shio tikus pasti memiliki selisih usia sejauh 12 tahun. Namun, satu siklus shio sebenarnya berlangsung lebih lama dari itu. Yakni per 60 tahun, lantaran memiliki unsur berbeda-beda. Sebagai contoh, Imlek tahun 2019 bershio babi tanah, maka shio babi tanah baru akan terjadi kembali pada Imlek tahun 2079! Situasi kehidupan tentu sangat berbeda, begitu juga kecenderungan-kecenderungan peruntungan yang bakal terjadi. Katakanlah, teknologi kesehatan kian maju, kesejahteraan global kian meningkat, dan sebagainya. Ramalan pun tak akan pernah sama. Sekali lagi, yang ada hanyalah kecenderungan-kecenderungan.

Hari ini, mari kita tak usah berberat-berat pemikiran membahas tinjauan filosofis dan sosiokultural atas shio. Pasalnya, masih banyak yang bahkan salah mengira shionya sendiri. Sekali lagi, kuncinya adalah pergantian tahun Imlek. Biasanya berlangsung di akhir Januari hingga pertengahan Februari. Jadi, perhatikan tanggal lahir. Apabila ragu, gunakan saja penyesuai penanggalan, alias konverter.

Berikut sedikit bocorannya, silakan ditambah/dikurang 12 tahun.

Tikus1984, 1996, 2008…
Kerbau/sapi1985, 1997, 2009…
Macan1986, 1998, 2010…
Kelinci1987, 1999, 2011…
Naga1988, 2000, 2012…
Ular1989, 2001, 2013…
Kuda1990, 2002, 2014…
Kambing1991, 2003, 2015…
Monyet1992, 2004, 2016…
Ayam1993, 2005, 2017…
Anjing1994, 2006, 2018…
Babi1995, 2007, 2019…

Begitu seterusnya.


Ayam

Lingkungan sekeliling berpengaruh besar bagi peruntungan para pemilik shio ayam kali ini. Dikhawatirkan, situasi saat ini tidak ideal untuk segala aspek. Ingin maju, terhalang-halangan keadaan. Ingin bertahan, malah diusik. Pokoknya tidak menyenangkan, deh. Untungnya, faktor ini tidak sampai menyebabkan kerugian yang signifikan, tetapi efeknya, rezeki terasa semakin sukar dicari. Sabar, ya…

Suasana di tempat kerja bisa menjadi agak parah, sih. Karena terlalu sering “ditusuk dari belakang” oleh rekan sekantor, akhirnya berdampak buruk para reputasi profesional. Kita dianggap tidak kompeten oleh atasan, kita merasa tidak nyaman bekerja di sana, dan bisa berpikir untuk berhenti atau pindah tempat tanpa pemikiran dan persiapan yang matang. Salah satu langkah yang disarankan tetaplah bekerja dalam ketenangan, cermat mengamati, dan disikapi dengan sebaik mungkin. Karena kegelisahan bisa membuat terasa tak tentu arah. Ambillah sejenak waktu untuk melihat diri sendiri dengan jernih, jangan langsung menarik diri. Pada akhirnya, bagaimanapun juga, berpindah tempat kerja atau memulai bisnis baru akan kurang tepat tahun ini. Terutama jika pendorongnya adalah perasaan kurang nyaman di pekerjaan sebelumnya.

Bagi para cowok bershio ayam, ada kecenderungan bertemu dengan cewek maupun calon pasangan yang keras kepala dan kuat kemauan. Ini berpotensi jadi masalah. Sebab sedikit banyaknya, calon pasangan yang bisa menunjukkan kemandirian, atau sikap tidak bergantung pada pasangan, bisa menimbulkan rasa terusik. Ada ego yang terusik. Di sisi lain, teman dan keluarga dapat membayang-bayangi hubungan yang terjalin. Sementara bagi yang telah berpasangan, potensi berselisih agak meningkat di tahun ini. Sayangnya, bagi para cewek bershio monyet, barangkali belum akan berkesempatan ketemu partner kencan dalam sementara waktu.

Amit-amit jangan sampai terjadi, sih, cuma di tahun ini akan lebih banyak peluang sakit gigi, selain sakit hati. Begitu pula dengan peluang digigit binatang, mudah-mudahan hanya kelas serangga dan yang lebih kecil. Guncangan-guncangan yang diharapkan hanya berdampak kecil.

Anjing

Bisnis para anjing akan stabil di tahun ini. Akan tetapi, jangan memulai sesuatu yang baru dulu. Kecuali jika tujuannya untuk belajar, atau untuk waktu yang singkat. Kalau panjang-panjang, takutnya bisa berakhir kegagalan, dan menyebabkan beban tambahan yang mestinya bisa dihindari. Belum lagi peluang dikhianti partner sendiri, nyesek banget, kan? Paling parah bisa menyebabkan kebangkrutan yang sama sekali tidak bisa diprediksi.

Banyak hal yang sebenarnya bisa selesai dengan lancar, tetapi masalah-masalah sampingan tetap tak bisa dihindari. Kalau sudah begini, selalu diingat kalau backup plan bisa sangat diperlukan, dan menghindari efek gempuran.

Asmara para anjing rada suram, sih, tapi tetap dengan harapan baik bahwa semua itu tak akan terjadi, ya. Soalnya ada potensi berpisah, dan peruntungan asmara lanjutan yang tidak terlampau baik sesudahnya. Masuk ke tahap mencari-cari lagi. Melelahkan, memang. Bisa saja menemukan, dan mencoba kencan dengan orang dari lingkungan kantor atau tempat kerja. Hanya saja, kalau sudah ada rasa, jangan buru-buru. Amati kecocokannya, lalu biar dibangun pelan-pelan. Supaya mengurangi efek buruknya. Seperti, tidak akan ada terobosan asmara di kemudian hari.

Soal kesehatan, setidaknya lebih baik dari tahun sebelumnya. Tetap dengan perhatian pada kaki, tangan, dan organ gerak. Hindari cedera-cedera yang sebenarnya ringan, tetapi mengganggu aktivitas keseharian.

Babi

Para pemilik shio babi di tahun ini ibarat memasuki ruang penyimpanan emas, baru ruangannya sih. Semacam brankas gede, begitu. Tandanya, ada banyak pintu untuk mendapatkan peningkatan rezeki. Selain dari bisnis dan usaha, juga dari investasi, atau objek spekulasi. Khusus yang investasi dan spekulasi, naik turunnya relatif besar. Bisa-bisa lumayan mengejutkan. Di sisi lain, siapkan anggaran untuk kesehatan. Kayaknya ada peluang untuk tambahan pengeluaran terkait itu.

Kinerja perusahaan memang akan maju, dan boleh banget melakukan pembesaran dan pengembangan, atau menjajaki bidang baru. Terlepas dari itu, dinamika dalam karier dan pekerjaan akan relatif ekstrem. Bahkan bisa berbuntut masalah terhadap kolega dan partner.

Untuk urusan asmara pun juga naik turun. Bagi para cowok, urusan romantisme akan datar-datar saja, sedangkan bagi cewek akan sebaliknya. Dalam hal hubungan, masalah justru muncul dari komunikasi. Baik kepada pasangan, maupun kepada keluarga. Bisa sampai menimbulkan perselisihan. Di sisi lain, karena perubahan pola pergaulan atau kesibukan, teman-teman aktif di tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Ada yang muncul dan aktif ngumpul, ada yang tenggelam dan malah ngilang. Ya, dinikmati saja.

Akan cenderung banyak mengalami sakit, “untungnya” yang berskala kecil. Termasuk sembelit. Kemudian waspadai luka yang bisa dihasilkan dari logam. Khusus wanita, mudah-mudahan dijauhkan dari gangguan khusus kewanitaan.

Semoga semua hal-hal positif menjadi kenyataan.

恭喜發財, 豬事勝意!

Selamat Imlek! Semoga menjadi tahun yang penuh keberhasilan, kemudahan, kebugaran, dan kebahagiaan.

[]

Shio di 2019 (1): Tikus, Kerbau/Sapi, Macan.
Shio di 2019 (2): Kelinci, Naga, Ular.
Shio di 2019 (3): Kuda, Kambing, Monyet.

Shio di 2019 (3)

SEBUAH polemik superklasik: Tak perlulah bertanya tentang akurasi atau ketepatan ketika berbicara tentang peruntungan shio, maupun versi-versi zodiak lainnya. Selain sia-sia, juga bisa membuat kita kecewa jika sebegitu percayanya.

Seperti dalam tulisan pertama soal ini, saya lebih suka menyebutnya sebagai sekumpulan kecenderungan. Tanpa kepastian dan tanpa kewajiban untuk terlaksana, yang ada hanyalah berupa gambaran potensial. Sebab dari seribu perhitungan, akan ada seribu kemungkinan. Tidak sedikit di antaranya yang justru saling bertentangan.

Mana yang harus dipercaya?

Tidak ada. Itu menurut saya. Mending disikapi layaknya selingan, hiburan, atau sekadar pengingat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan.

Sebagai bukan peramal, ahli nujum, suhu, atau medium kegaiban, saya tidak punya kemampuan menerawang masa depan. Narasi peruntungan shio yang dibagi di sini bersumber dari almanak.

Almanak “Tongshu”. Semacam primbon tahunan dan buku pintar metafisika. Selain berisi kalender Imlek dan Masehi setahun lengkap dengan detail karakteristik setiap harinya, juga memuat soal arah baik/buruk, waktu baik/buruk (untuk menikah, meresmikan rumah, potong rambut, dan lain-lain), mengenali pertanda di rumah, serta masih banyak lagi. Terbit setiap tahun, dan bisa didapatkan di toko-toko perlengkapan sembahyang Tionghoa.
Salah satu contoh almanak Tionghoa.

Biasanya, buku almanak (通書) diterbitkan setiap tahun dengan pakem-pakem berbeda. Cukup tebal, karena peruntungan shio bukanlah konten utama satu-satunya.

Kini, sejumlah materi utama dalam almanak, ditambah beberapa metode dan konsep ramalan sudah tersedia secara daring. Pengelolaan data memudahkan proses pembacaan pola dan penghitungan probabilitas dasar. Formulasinya sudah ajek. Namun, tetap belum mampu mengkalkulasi keberuntungan/kesialan secara presisi.

Makanya, sekali lagi, jangan dipercaya buta, apalagi sampai melekat. Santai saja.

Kuda

Rezeki dan harta akan berdatangan bagi para pemilik shio kuda di tahun babi tanah. Selain berupa peningkatan posisi dan gaji, investasi yang dijalankan beberapa waktu terakhir ini akan mulai memberikan hasil. Lalu, karena semua hal berjalan baik dan membuahkan reputasi positif, lingkar sosial dan pergaulan juga akan bertambah. Otomatis biaya sosial juga bertambah. Situasi ini tidak sampai mengganggu keuangan sih, tetapi tetap perlu diperhatikan juga. Kalau hura-hura dibayarin mah oke-oke aja.

Lebih jauh lagi, peluang untuk memperluas bisnis bisa jadi pertimbangan. Sementara untuk para pekerja, lagi-lagi tetap harus menjaga komunikasi. Meskipun sedang cemerlang-cemerlangnya di tempat kerja, jangan sampai bersikap arogan dan merasa paling benar sendiri. Tidak ketinggalan, kegemilangan dalam pekerjaan bisa membuahkan tanggung jawab lebih besar, mesti gigih.

Nah, urusan asmara juga penuh warna. Orang-orang yang kamu temui, dan berpotensi ditaksir, adalah mereka dengan tipe-tipe idamanmu. Banyak alternatif untuk menentukan pilihan, asal dibawa santai dan tidak gegabah. Satu masalah, saking bagusnya peruntungan asmara di tahun babi tanah ini, kamu bisa tergoda dan jatuh dalam hubungan segitiga. Bisa kamunya yang menjadi subjek, atau malah kamunya yang jadi objek. Karena rasa suka kan idealnya terjadi dua arah. Iya kalau kamunya juga masih sendiri, bagaimana kalau si dia ternyata tidak sendiri? Mana yang mau diikuti? Masuk dan jadi bagian dalam kehidupan asmara orang lain, walau dia tipe idaman banget, dan berpotensi drama; atau hidup tenteram dan menjatuhkan pilihan ke figur lain yang mungkin tak kalah berkualitasnya.

Pikiran tenang, badan juga senang. Jauh dari penyakit dan gangguan kesehatan. Cuma, karena banyak aktivitas sosial dan keseruan yang dilalui sepanjang tahun, hati-hati bisa alami kelelahan. Atur waktu dengan baik, stay balanced. Jangan sampai istirahat kurang, asupan makanan pun tidak jelas. Salah-salah, peruntungan kesehatan di tahun mendatang malah jadi kacau.

Kambing

Pertama, akan ada peningkatan, baik gaji atau penghasilan, tetapi tidak sesuai ekspektasi. Jadi, sebagai solusi, mungkin lebih baik mengelola harapan atau mencoba mengamati yang didapatkan, untuk kemudian berusaha menerima. Kalaupun tidak cocok, sebaiknya dipikiran pelan-pelan guna mendapatkan solusi terbaik. Apabila bermain insturmen spekulatif, mesti tahu kapan harus berhenti. Jangan sampai menyesal kemudian, karena yang dimenangkan pasti akan hilang juga. Masalahnya, ketika itu terjadi bisa memengaruhi simpanan yang telah dimiliki selama ini. Bukannnya berkontribusi positif, malah merugikan lebih jauh. Selebihnya, harap jangan salah langkah ketika berurusan dengan pemerintahan. Pastikan semua syarat dan ketentuan sudah dipahami. Lebih baik berurusan yang aman.

Karier akan menanjak selangkah demi selangkah. Terutama bagi yang bekerja di sektor pelayanan publik, atau di pemerintahan, sebab ada peluang untuk mengemukakan gagasan dengan lebih jelas, dan sesuatu yang inovatif. Apalagi jika bisa diterapkan maksimal dan baik, pasti akan mendapatkan apresiasi dan pengakuan. Pokoknya, kalau butuh bantuan jangan diam-diam saja.

Soal asmara agak bergejolak, nih. Perasaan yang sudah ada, bisa kehilangan kepekatannya, dan akhirnya malah digelayuti rasa kesendirian. Tidak baik, lho, terlalu banyak memikirkan yang tidak-tidak tentang pasangan kita. Belum tentu yang dipikirkan itu benar adanya. Siapa tahu hanya ketakutan tak berdasar, atau malah karena dikipasi oleh orang-orang lain. Patut diwaspadai. Karena bisa memperbesar masalah, atau meningkatkan pertikaian. Selain itu, juga cenderung mudah berselisih dengan orang lain.

Sekali lagi, jangan overthinking, bisa bikin tidur terganggu. Nanti bisa merembet ke masalah kesehatan yang lain. Karena kurang tidur kan mengkondisikan gangguan kesehatan, termasuk daya tahan tubuh. Usahakan hindari bepergian ke tempat-tempat jauh, atau keluar malam hari.

Monyet

Tampaknya, tahun babi tanah adalah tahunnya para pekerja kreatif. Dari beberapa shio sebelumnya, bintang kecemerlangan dalam karier dan kemampuan personal jatuh pada orang-orang yang berkecimpung di bidang tersebut. Begitu pula bagi para pemilik shio monyet yang aktif di sektor itu. Meskipun demikian, tetap ada potensi masalah dan hambatan, jadi akan sangat baik jika mempersiapkan kedua tangan (baca: rencana cadangan) untuk mengantisipasi segala kondisi. Tidak ada salahnya juga meminta bantuan teman atau kerabat yang lebih tua, serta jangan terlampau berharap pada usaha sampingan, ya. Dibiarkan saja dahulu, tetapi jangan bergantung.

Mood dalam pekerjaan agak menurun, lantaran merasa selalu berjuang sendiri dan tidak ada yang mendukung atau membantu. Padahal bisa jadi karena komunikasi terhadap atasan maupun bawahan yang kurang maksimal, sehingga menyebabkan kendala serta ketidaknyamanan di berbagai aspek. Selain itu, pokoknya fokus bekerja, menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya, tak perlu terpengaruh pandangan orang lain yang mungkin malah menyulitkan kita sendiri.

Para pemilik shio monyet akan cenderung susah bertemu calon pasangan yang diharapkan. Kalaupun engage dengan seseorang, entah bagaimana pasti akan melihat sisi-sisi negatifnya, situasi yang malah bikin tidak bakal bersama. Belum lagi kendala asmara dari pandangan keluargalah, sikap yang kurang dewasalah, dan sebagainya. Sedangkan bagi yang sudah berpasangan, akan cenderung jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.

Ingat, ya. Kalau tidak peduli dengan penampilan sendiri, siap-siap saja bakal dihujani kritik orang-orang. Sebab, salah-salah bisa berpengaruh pada suasana hati. Badan yang sehat-sehat saja, nanti malah terikut kena dampaknya. Jika terasa ada gangguan-gangguan kesehatan, mending diperiksa dahulu dengan tenang. Apabila stres dan berbeban pikiran, berjalan-jalan itu perlu, lho. Atau bisa juga coba geluti hobi baru.

Semoga semua hal-hal positif menjadi kenyataan.

[]

Shio di 2019 (1): Tikus, Kerbau/Sapi, Macan.
Shio di 2019 (2): Kelinci, Naga, Ular.

Pretend You’re Happy When You’re Blue …

… it isn’t very hard to do
And you’ll find happiness without an end
Whenever you pretend …

Judul di atas, berikut kalimat-kalimat pembuka tulisan ini, adalah cukilan lagu “Pretend” yang populer dibawakan oleh penyanyi legendaris Nat “King” Cole.
Perhatikan syairnya. Mengajak kita berpura-pura bahagia. Padahal lagi sedih, dirundung kemalangan, atau dalam keadaan lain yang membuat kita
feeling blue.

Seperti yang berulang kali saya kutip di Linimasa ini, bahwa ada celetukan terkenal yang menyatakan “dying is easy, comedy is hard”. Konteks kutipan ini dulunya dibuat untuk menjelaskan tentang akting di film dan teater. Bahwa bermain menjadi orang yang sedih itu jauh lebih gampang daripada membuat orang tertawa. Karena dari tampilan visual, sedih itu lebih universal daripada banyolan yang belum tentu disambut lucu oleh penontonnya. Belum lagi kalau penyampaian candaannya tidak pas.

Demikian pula dalam hidup.

Sudah sekitar 10 hari dari kejadian ponsel saya dirampas secara tiba-tiba. Sampai sekarang, kondisi fisik masih belum pulih 100%. Rencana untuk mulai bekerja dan menghadiri rangkaian meetings minggu ini, yang kebetulan padat, sempat terhambat, karena mendadak ada serangan rasa nyeri di bagian persendian kaki. Semakin berumur nampaknya pemulihan fisik perlu waktu yang makin lama.

Itu baru fisik. Belum urusan mental. Meskipun sudah berusaha menyibukkan diri dengan menonton film di luar urusan pekerjaan, membaca buku yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan juga, mau tak mau pikiran saya masih tertambat pada kejadian naas tersebut. Kalau sudah terpikir, tak jarang saya geram sendiri. Menggerutu pada diri sendiri. Marah kepada diri sendiri. Dan kalau sudah marah, maka beraneka ragam pemikiran muncul, mulai dari yang menyalahkan diri sendiri, sampai memikirkan hal-hal destruktif yang bisa merusak diri.

do-you-think-you-re-happy-jgdbfiey-9bb0198eeccd0a3c3c13aed064e2e2b3

Di situ saya sadar, betapa mudahnya kita terseret jatuh ke dalam rabbit hole lubang kesedihan saat kita sedang ditimpa musibah. Baik itu saat kita sedang sakit, sedang recovering dari kerampokan, baru putus, batal menikah, dan sebagainya, kita sedang dalam keadaan fisik dan mental yang rapuh, yang gampang sekali tersapu ke dalam jurang kesedihan yang menjadi-jadi. Semakin lama ditinggal sendiri melamun, semakin gampang berpikir macam-macam.

Akhirnya, saya baru tahu kenapa it takes a great deal untuk bisa sekedar tersenyum. Akhirnya, saya harus memberikan hormat dan salut kepada mereka yang tetap tersenyum, bahkan tertawa, saat sedang dirundung kemalangan. Ini tidak mudah dilakukan. Betapa susahnya menaklukkan diri sendiri, betapa sulitnya menahan diri untuk tidak terseret arus kesedihan, betapa beratnya untuk bisa menunjukkan kepada dunia bahwa kita baik-baik saja, meskipun kenyataannya tidak demikian.

Mudah sekali untuk menunjukkan muka sedih, tapi tidak pernah mudah untuk menunjukkan muka bahagia apa adanya.

Ini proses yang memerlukan waktu yang tidak bisa disama ratakan buat setiap orang. Ada yang perlu lama, ada yang bisa sebentar. Saya pun mulai pelan-pelan, saat bertemu dengan orang lain untuk urusan kerjaan yang lantas menanyakan mengapa saya jalan memakai tongkat jalan, saya jelaskan secukupnya. Baru saat bertemu dengan teman dekat atau rekan kerja yang lebih dekat, saya bisa jelaskan dengan lebih detil dengan emosi yang menambah gregetnya cerita.

And there is no one to judge … but ourselves.

Sementara kita belum bisa menguasai keadaan diri kita sepenuhnya, well, we can always pretend to be happy when it’s blue.

At least we start trying to be happy, no matter how small the start is.

Shio di 2019 (2)

SUDAH tiga shio pertama (tikus, kerbau/sapi, dan macan) pekan lalu, kini giliran shio-shio berikutnya. Tetap dipecah-pecah, selain supaya tidak kepanjangan dan scroll layar tak berkesudahan, biar gampang dan enak aja.

Cuma, kayaknya masih banyak yang belum ngeuh soal urutan shio-shio, jadi seakan-akan menanti yang belum pasti. Berikut daftarnya.

Tikus
Kerbau/sapi
Macan
Kelinci
Naga
Ular
Kuda
Kambing
Monyet
Ayam
Anjing
Babi

Sebelum mulai membahas kecenderungan-kecenderungan yang bisa saja dialami oleh para pemilik shio-shio di atas, saya sebenarnya masih #penasaran dengan konsep pengurutan. Mengapa diawali shio tikus dan ditutup dengan shio babi? Mengapa naga yang merupakan binatang legenda sebagai perlambang keberuntungan dan kebaikan ditempatkan di urutan lima? Itu pun berdempetan dengan shio ular, yang sama-sama bertubuh panjang.

Sejauh ini, baru pernah mendapatkan penjelasan tentang asumsi atas simbol-simbol hewan tersebut. Selebihnya, hanya ada cerita mitos tentang perlombaan dari Kaisar Langit—atau Buddha dalam versi lainnya—untuk menentukan posisi penghormatan bagi ke-12 hewan tersebut. Secara tersirat, kisah mitos tersebut barangkali berkaitan dengan perhitungan astronomi, yang justru baru dibuat belakangan. Yakni setelah pengurutan ke-12 shio ditentukan.

Tidak menutup kemungkinan, penentuan 12 shio justru didasarkan pada anggapan-anggapan mengenai pembagian waktu dalam sehari semalam. Jika kita mengenal sehari terdiri atas 24 jam, astronomi kuno Tionghoa membagi sehari semalam menjadi 12 rentang waktu. Satu rentang waktu kurang lebih sama dengan dua jam. Rentang pertama (子) dimulai pukul 11 malam hingga semenit sebelum pukul 1 dini hari.

Baiklah. Langsung lanjut ke shio, ya.

Kelinci

Naik turunnya peruntungan di 2019 tidak akan terlampau drastis. Di tahun babi tanah ini, bisnis atau usaha akan mengalir stabil, tetapi tetap fokus dan jangan terlampau hanyut dalam aktivitas spekulasi atau investasi skala menengah ke besar. Istilahnya, terlalu gorengan dan hanya menghasilkan uang panas. Sebab semua yang dilakukan terlampau agresif, pasti akan memberi dampak yang besar pula.

Di sisi lain, 2019 jadi tahun yang baik bagi para pemilik shio kelinci yang berkiprah di bidang kreativitas dan budaya. Karena akan ada banyak momen untuk menampilkan kemampuan, bakat, dan menunjukkan karakteristik. Peluang untuk mencuat. Jadi, sekalian manfaatkan kesempatan ini untuk berinspirasi, berkreasi tanpa batas, dan siap-siap mendapatkan apresiasi dari banyak orang. Di luar dari itu semua, apabila punya ambisi, tentu harus belajar berlari. Jangan setengah-setengah. Tetap jangan lupakan bangun fondasinya. Bisa berupa motivasi, kemampuan, aspirasi, dan sebagainya.

Soal asmara, kelinci cowok lebih beruntung di tahun babi tanah. Kenapa? Karena tanpa kencan yang ribet atau berpanjang-panjang episode, para cowok bisa ketemu calon pacar yang ideal atau sesuai kriteria. Tidak hanya urusan asmara yang berbunga-bunga, si pasangan tadi juga bisa memperluas jaringan dan relasi. Bisa membantu bisnis atau usaha, maupun aspek-aspek lainnya. Bagaimana dengan yang cewek? Ya, pelan-pelan sajalah.

Cenderung tidak akan terserang penyakit-penyakit besar. Kondisi mental juga bagus, termasuk suasana hati atau mood, dan perasaan dalam aktivitas keseharian. Hanya saja, perhatikan tenggorokan dan saluran pernapasan agar terhindar dari radang.

Naga

Kalau tahun babi tanah nanti, bisa dibilang banyak teman, banyak peluang rezeki. Karena akan ada banyak momen ketika kehadiran teman-teman bisa membantu dalam pekerjaan atau usaha. Bukan bantuan secara material, tetapi lebih kepada masukan-masukan, informasi internal, dan pandangan yang bisa bermanfaat untuk memaksimalkan kesempatan secara positif. Karena itu pula, potensi kerja sama dan kerja sama aktif akan bertambah. Meskipun begitu, jangan terlalu bernafsu bermain spekulasi apalagi judi, bisa merugikan dan menghilangkan harta. Tetap berhati-hati.

Keberuntungan karier dan capaian dalam bisnis ada di tahun ini. Asal tidak terburu-buru dan cermat memperhitungan segalanya, agar tidak mendapatkan gula tetapi malah kehilangan pabriknya. Sedangkan bagi para pekerja akan berpeluang naik jabatan, mendapat promosi, atau mendapatkan apresiasi dari atasan. Namun, waspadai masalah komunikasi dengan atasan dan bawahan untuk menghindari masalah-masalah remeh yang sebenarnya tidak perlu ada. Bisa karena asumsi, perbedaan latar belakang, tantangan-tantangan pekerjaan yang dihadapi, serta lain sebagainya. Termasuk mereka yang menganggap kamu arogan setelah naik jabatan.

Sayangnya, urusan asmara agak tersendat. Masalah utamanya bukan soal calon gebetan yang disabet teman atau kenalan sendiri, melainkan dari orang-orang lain di luar lingkar pertemanan. Ya, mungkin cuma perkara waktu saja; cepat, lambat, dan seterusnya. Namun, yang paling penting kan bukan berpacaran atau berpasangannya saja, tetapi kecocokan. Daripada buru-buru jadian lalu bermasalah dan menyesal, mending jalani apa yang ada. Sebagai alternatif, barangkali bisa dibantu dikenalkan oleh orang lain, siapa tahu cocok. Terutama kalau dikenalkan oleh kerabat yang lebih tua. Bukan dijodohkan, sih, ya. Lebih kepada menjajaki kesempatan. Kalau sudah ada sosoknya, ya bergaul dan berteman pelan-pelan, untuk menumbuhkan perasaan cocok. Bagi yang sudah punya pasangan, tetap cermati hubungan. Jangan sampai mood turun, dan ada kesan tidak saling dihiraukan.

Untuk kesehatan, perhatikan area perut. Coba kurangi deh makan atau minum yang dingin-dingin. Serta waspada terhadap cedera, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan, apalagi kegiatan-kegiatan ekstrem.

Ular

Maaf-maaf, nih, ya. Peruntungan ular kurang bagus secara global di tahun babi tanah. Namun, jangan terlalu dipikirkan, ya. Tetap berusaha semaksimal mungkin, dan bersiap dengan semua kondisi yang bisa terjadi. Dimulai dengan adanya potensi pengeluaran besar-besaran, dan gangguan pada sumber penghasilan. Makanya, investasi besar dan bisnis baru sangat tidak disarankan, karena lebih mungkin keliru dan gagalnya.

Promosi dan kenaikan gaji tetap mungkin terjadi, tetapi berbarengan pula dengan bertambahnya beban serta tekanan pekerjaan. Karena itu, kalau ada kesempatan berganti pekerjaan, bisa dipikirkan matang-matang untuk pindah dengan segala konsekuensinya, atau tetap bertahan di tempat yang lama, juga tetap dengan semua kondisi yang terjadi.

Begitu juga soal asmara dan perasaan, ada yang bisa berubah menjadi negatif. Dengan masalah komunikasi, menumbuhkan pertikaian, atau malah memperbesar permusuhan. Sedangkan bagi yang sedang mencoba menjajaki hubungan, masalahnya bukan soal perasaan, tetapi gangguan di tengah-tengah proses. Termasuk sampai harus berhadapan dengan keluarga dan teman-temannya. Sudah cukuplah cedera hanya bisa terjadi di pinggang, tangan, kaki, dan sendiri. Jangan sampai cedera hati gara-gara ini.

Semoga semua hal-hal positif menjadi kenyataan.

[]

Shio di 2019 (1): Tikus, Kerbau/Sapi, Macan.

Shio di 2019 (3): Kuda, Kambing, Monyet.

Tubir Netizen Sabtu

Hari baru, tubir baru. Untuk warga Twitter tentu sudah paham ini. Saya buka aplikasi ini di pagi hari dan menemukan bahan baru yang diributkan, yaitu cuitan di atas. Sebagai perempuan dan seseorang yang antusias soal transportasi publik, tentu saya paham sekali maksud Tahlia. Dia tampaknya ingin menekankan betapa ironisnya, di antara para laki laki, tetapi justru yang melakukan hal yang dianggap oleh masyarakat umum “laki laki” justru seorang waria; yaitu menawarkan tempat duduk ke dirinya, seorang perempuan.

Lalu muncullah tanggapan-tanggapan, dari mulai menyentil feminisme selektif, apa itu definisi “gentleman“, sampai yang memang tampaknya benar tersinggung oleh cuitan ini.

Sepertinya memang penggunaan kata gentleman itu suka mengundang polemik. Seperti juga istilah lain berbahasa asing, gentleman sering digunakan untuk konteks yang kurang tepat. Jika saya masukkan ke Google Translate, hasilnya adalah: bangsawan, ningrat, orang kaya, orang yang berbudi bahasa halus, atau definisinya dalam bahasa Inggris pula: a chivalrous, courteous, or honourable man. Hampir semua menyangkut tata krama dan budi pekerti juga keturunan. Sementara tidak jarang saya baca digunakan seperti ini: “Kalau berani jangan keroyokan, tapi satu lawan satu dong, jadi laki harus gentleman“. Nah loh.

Jadi apakah moral dari ketubiran netizen hari ini? Tidak ada sih, karena besok pun akan diributkan lagi, hal yang sama atau hal lain. Tapi mumpung sedang dalam pembahasan, ada baiknya saya membuat saran:

  1. Tidak perlu menggunakan kata gentleman untuk menggambarkan tindakan yang sopan, empati dan apa pun itu dari laki laki. Langsung saja gunakan kata yang menggambarkan tindakannya. Manis, berani, sopan, baik hati, welas asih, ksatria, atau apa lah masih banyak lagi di bahasa Indonesia. Apalagi ketika gentleman dipotong jadi hanya “gentle”. Artinya sudah beda ya. Tolong.
  2. Berhenti menggunakan kata banci untuk konotasi negatif. Mungkin belum ada yang protes, karena itu saya mulai dengan mengatakan, SAYA PROTES! Juga tersinggung. Teman saya banyak yang homoseksual dan mereka pintar, berani, menyenangkan, baik hati, malah saya bisa bilang lebih dari teman saya laki laki yang hetero. Jadi kalau ada teman yang baik hati, manis dan pendengar yang baik akan saya puji, “kamu banci sekali, aku sayang kamu!”

1et21b

 

 

 

 

 

Are We Safe?

Pada hari Minggu, 6 Januari 2019, sekitar jam 13:00, iPhone saya dijambret. Saya sedang berdiri menunggu ojek, persis di depan kompleks apartemen. Saya mengeluarkan ponsel dari tas saya sejenak, untuk mengetahui posisi ojek yang saya pesan. Tiba-tiba dari arah kiri saya, dua orang di atas motor menyambar ponsel yang sedang saya pegang dalam posisi cukup dekat dengan muka. Saya kaget. Buru-buru saya lari mengejar motor tersebut. Saya sempat memegang jaket orang yang duduk di belakang motor. Dia berusaha melepaskan tangan saya dari jaketnya. Dia berhasil menepis, lalu menendang saya sampai saya terpelanting jatuh di atas aspal jalan raya yang panas. Hari itu terik matahari cukup menyengat. Motor sudah pergi jauh meninggalkan saya, sampai beberapa orang mengerubungi dan menolong saya berdiri, lalu kembali ke apartemen. Ponsel saya, yang baru di genggaman kurang dari sebulan, sudah saya anggap pergi untuk selamanya saat itu juga.

Hal ini sudah saya bagikan di Twitter, Facebook dan Instagram (story) hari itu juga, dengan urutan yang sama. Terutama karena saya tidak punya ponsel dengan nomer aktif lain, maka saya perlu melakukan blokir nomer lewat laptop, dan membagikan informasi ini ke orang-orang tertentu lewat jalur komunikasi yang bisa dilakukan lewat laptop. Berhubung saya tinggal seorang diri, maka beberapa menit setelah kejadian itu, saya tidak punya waktu banyak untuk duduk meratapi apa yang telah terjadi. Tidak hanya duduk meratapi, tapi juga sekedar merenungi apa yang terjadi. Otak saya berpacu untuk terus berpikir, apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Sampai di unit, buru-buru saya bersihkan luka dan memar di tangan dan kaki dengan obat antiseptik. Sambil mengering, saya aktifkan “lost mode” di fitur “Find my iPhone”. Saya mengirim email ke keluarga dan teman-teman dekat. Mencari tahu blokir nomer lewat Twitter dan Google. Mengerjakan proses blokir. Membagi informasi lewat media sosial. Setelah sekitar satu jam berlalu, mulai terpekur di depan laptop, bingung harus berbuat apa, terlebih rasa nyeri mulai menyerang di tubuh.

Dari situ saya sudah memprediksi bahwa beberapa hari ke depan, mobilitas saya akan berkurang drastis karena mendadak harus istirahat. Maka, mau tidak mau, harus menyelesaikan apa yang harus dikerjakan. Dengan rasa sakit luar biasa, saya paksakan diri mengurus blokir kartu dan mendapatkan sim card baru ke kantor operator terdekat. Lalu saya ke klinik untuk memeriksakan diri. Berbelanja makanan untuk 2-3 hari ke depan. Membeli obat.
Dan saat kembali ke rumah, saatnya untuk tidur di malam hari, barulah saya sadar bahwa saya jatuh terpelanting ke jalan raya. Saya baru benar-benar sadar apa yang terjadi, saat tubuh saya terasa sakit dari atas sampai bawah. Tidur pun susah.
Di sinilah saya berempati kepada perempuan yang sedang mengandung. Selama 3 hari terakhir, saya sulit tidur karena punggung dan kaki masih nyeri. Tak terbayang rasa sakit yang harus dijalani para perempuan yang sedang hamil selama berbulan-bulan.

Tadinya, saya ragu saya bisa menulis untuk Linimasa hari ini. Bukan karena rasa sakit, tapi karena rasa marah yang masih ada dalam diri saya saat ini.

Ini bukan kali pertama ponsel saya dijambret. Menjelang akhir 2013, ponsel saya pernah dijambret, saat saya sedang duduk di dalam bajaj seorang diri. Sejak saat itu, saya selalu ekstra hati-hati, dan cenderung untuk tidak menggunakan ponsel saat menggunakan transportasi umum. Padahal saya selalu menggunakan transportasi umum. Padahal saya sering terjebak macet saat menggunakan transportasi umum. Bayangkan betapa banyak waktu yang terbuang untuk tidak melakukan aktivitas dengan ponsel yang produktif, seperti menulis dan membalas email, atau membaca artikel.

Yang saya benci dari setiap kejadian ini adalah rasa takut, untuk tidak menyebutnya paranoid, terhadap hal-hal yang seharusnya kita lakukan dengan wajar tanpa ada rasa khawatir sama sekali. Apa ini berarti saya tidak bisa sama sekali berkomunikasi dengan pengemudi ojek untuk memastikan posisi dan kedatangannya di pinggir jalan tempat saya memesan? Lalu tidak bisa membaca Google Map saat berada di atas ojek, untuk memastikan agar tidak tersesat? Lalu tidak boleh mempunyai smartphone (baik mahal ataupun murah, karena yang murah pun bisa terlihat mahal sekarang), karena dianggap mengundang perhatian pencuri?

Tulisan ini memang saya buat untuk mencurahkan kekesalan saya. Maaf kalau banyak hal yang terkesan tidak rasional dan logis, karena memang menulis dalam keadaan marah tidak akan pernah bisa membuat tulisan menjadi rasional dan logis.

Saat ini saya sedang membenci ujaran seperti “jaga barang hati-hati, jangan sampai berpindah tangan”. Atau seperti “jangan memakai barang yang mengundang perhatian pencuri”. Atau yang lebih membingungkan, saya pernah menemui spanduk bertuliskan “hati-hati berjalan di kawasan ini, karena sering terjadi pencurian. Waspadalah.”
Tulisan-tulisan seperti ini tidak hanya saya temukan di Jakarta, tapi juga di kota-kota lain di Indonesia, dan beberapa negara lain yang pernah saya kunjungi.

Yang membuat saya bingung, kenapa selalu (calon) korban yang dituntut untuk berhati-hati?
Oke, mungkin memang ada orang-orang tertentu yang ingin pamer barang yang mereka miliki tidak pada tempatnya. Tapi saya yakin, persentase orang-orang seperti ini tidak banyak, malah jauh lebih kecil, dibanding dengan orang-orang yang berpakaian selayaknya ke tempat kerja atau usaha mereka. Dan porsi besar orang-orang ini pun saya yakin akan berperilaku seadanya dan selayaknya juga di tempat umum. Menggunakan ponsel seperlunya, berbicara dengan volume seperlunya. Tidak berlebihan.

Kalau hal-hal kecil seperti kebutuhan untuk menggunakan ponsel saja dirampas untuk memberikan rasa takut terhadap orang lain, maka apakah kita sebagai rakyat kebanyakan dilarang untuk beraktivitas dengan normal? Apakah itu tujuan para perampok ini? Bukankah kalau kita diam saja, mereka juga akan kehilangan mata pencaharian?

Saya lebih setuju untuk membuat takut para pencuri ini. Mulai dengan pencoleng atau pickpocket. Perlu banyak notifikasi atau pengumuman di tempat umum, resiko yang akan mereka hadapi saat mereka ketahuan melakukan perbuatan mereka. Mulai dari denda, resiko penjara, kalau perlu contoh visual saat mereka dihadang para commuters lain, misalnya. Atau bisa juga notifikasi bahwa kendaraan umum dilengkapi dengan kamera pengintai. Ini pun akan memberikan rasa assurance dan keamanan terhadap pengguna jasa transportasi umum.

Itu baru transportasi umum. Masih banyak lagi jenis keamanan yang perlu kita perhatikan. Saya sedih dengan anggapan umum bahwa kita tidak bisa berjalan kaki di malam hari sendiri. Dan memang itulah yang terjadi, karena tidak ada jaminan keamanan. Padahal jalan kaki itu adalah hak semua orang, tanpa terkecuali.
Kita sudah terlalu lama dan terlalu sering menerima hak-hak dasar kita dirampas, dan membiarkannya sebagai hal yang yang wajar. Masak untuk sekedar mendapatkan rasa aman yang nyaman, kita harus pergi ke luar negeri? Berapa banyak orang yang bisa pergi ke luar negeri?

Dan apa kita harus mulai bawa senjata tajam untuk sekedar pergi ke tempat kerja, pergi ke mal, saat menggunakan transportasi publik, untuk sekedar berjaga-jaga? I will be lying if I said to you I never consider that now.

Tidak atau jarangnya ada rasa aman di keseharian kita membuat kita selalu curiga, waspada, dan ujung-ujungnya pasrah kalau kejadian naas menimpa kita. Sementara untuk menjadi berani dan kuat juga perlu waktu, terlebih untuk menerjang rasa takut dan traumatis yang melanda diri.

Sekali lagi, tulisan ini murni curahan kekesalan saya. Dan memang, saya sedang berusaha sebisa mungkin untuk bisa menjadi orang yang lebih berani dan kuat, sebisa mungkin tanpa rasa takut sama sekali. Ini tidak mudah, and to be honest, I don’t know if I’ll ever get there.

But I am trying as I am recovering.

1_1OxCOj6WR9otDmY-QybPcw

Shio di 2019 (1)

HEHEHEHEHE, iya deh, nanti. 😁”

Itulah jawaban saya sepekan lalu, waktu diminta seorang teman untuk “membacakan” peruntungan shionya di tahun Imlek yang akan datang.

Permintaan itu tak kunjung saya lakukan hingga sekarang. Selain karena belum sempat, tentu saja lantaran saya bukan seorang suhu, atau peramal dengan kemampuan metafisika untuk itu. Lagipula, meski telah terpapar konsep shio sejak kecil, saya lebih sreg melihatnya sebagai statistika kecenderungan yang sudah tercatat sedemikian lama. Jadi, bukan ramalan, bukan pula gambaran nasib yang bakal terjadi di masa depan.

Seperti dalam tulisan Linimasa beberapa tahun lalu, yang melatarbelakangi narasi shio adalah prinsip hukum lima elemen. Dari skema tersebut, dihasilkan tiga kondisi dasar: baik, netral atau biasa saja, dan buruk. Pengkondisian itulah yang kemudian dikembangkan—secara imajinatif, barangkali—ke dalam berbagai aspek kehidupan masing-masing shio berupa generalisasi. Sehingga, mustahil bisa terjadi seluruhnya.

Apabila mustahil terjadi, atau bahkan belum tentu benar, mengapa tetap banyak orang yang antusias ingin tahu?

Entahlah. Mungkin ada yang menganggapnya sekadar lucu-lucuan, atau hiburan iseng, tetapi ada juga yang sedemikian penasaran dengan masa depan, khawatir dengan yang akan mereka hadapi nanti, dan berusaha sebisa mungkin mendapatkan spoilers kehidupan. Apa pun itu, tetaplah sadar akan saat ini. Hadapi, dan tak usahlah terlampau dibuat mengawang-awang. Segala yang telah terjadi, tak akan bisa diapa-apakan lagi.

Untuk itu, dari hari ini sampai Rabu terakhir sebelum Tahun Baru Imlek, ngomongin 12 shio dan kecenderungannya, ya. Bahas yang receh-receh saja. Sumbernya: almanak 卜易居 untuk tahun babi tanah. Kepanjangan buat dihabiskan sekaligus.

Tikus

Secara umum, tahun babi tanah merupakan tahun yang biasa-biasa saja bagi shio tikus. Namun, tetap dengan kecenderungan peningkatan. Misalnya, akan relatif baik untuk mencoba membuka usaha baru setelah melalui perhitungan matang, atau memperluas ragam usaha yang telah dijalani selama ini. Kondisi demikian terjadi karena menyambung tren positif di tahun lalu, ketika produktivitas berhasil dipertahankan, dan memiliki sumber daya lebih untuk mencoba berkembang. Lebih menenangkannya lagi, akan ada orang-orang baik yang siap menolong saat dibutuhkan. Siapakah mereka? Tidak ada yang bisa menduga. Bisa dari keluarga atau orang-orang yang sudah dikenal dekat selama ini, maupun figur-figur baru.

Bagi karyawan atau pekerja, akan ada potensi mendapatkan peningkatan karier. Wewenang bertambah, otomatis pekerjaan dan tanggung jawab pun mengikuti di belakangnya. Hanya saja, jangan kaget bila peningkatan-peningkatan tersebut tidak semuanya diimbangi dengan kenaikan gaji yang signifikan. Sebab segala bentuk peningkatan dan kerja keras yang mengikutinya akan membuahkan hasil ke depannya, walaupun bukan berupa materi. Di sisi lain, bisa juga peningkatan karier tanpa peningkatan gaji ini terjadi akibat berganti atasan atau pekerjaan. Yang artinya adalah adaptasi lagi, dan kesempatan untuk memperkuat reputasi serta kepercayaan dari dasar. Jangan lupa, semua ini bisa berdampak pada kelelahan baru, dan waktu pribadi untuk keluarga yang berkurang sebagai konsekuensi awal.

Kabar gembira bagi pemilik shio tikus yang baru menikah. Ada peluang memiliki anak di tahun ini. Sebaliknya, bagi yang masih belum berpasangan, tampaknya harus berusaha memperluas pergaulan dan dikenalkan oleh orang lain.

Pastinya, jangan sampai semua ini menjadi beban berlebih. Pasalnya kesehatan pemilik shio tikus di tahun ini kurang begitu baik. Bukan penyakit berat yang muncul, melainkan gangguan-gangguan kesehatan ringan, tetapi sering, dan mengganggu. Kemungkinan terbesarnya lantaran tekanan pekerjaan. Tetap jaga makan, waspadai perubahan cuaca saat bepergian, demi kesehatan dan menghindari pengeluaran pengobatan.

Kerbau/Sapi

Bagi para pemilik shio sapi, harap menghindari bekerja sama bisnis yang benar-benar baru, apalagi berinvestasi besar-besaran, atau dalam pinjam meminjam. Baik sebagai yang dipinjami, maupun yang menjamin peminjaman. Sama-sama membahayakan uang dan reputasi individual yang telah ada selama ini.

Selebihnya, tetap saja fokus pada usaha-usaha yang tengah dijalani saat ini. Sebab besar kemungkinan hasil pekerjaan kamu akan terpapar pada lebih banyak orang, calon klien, termasuk yang berasal dari luar (daerah, negeri). Semuanya diharapkan tetap berjalan lancar, bahkan tak menutup kemungkinan bisa membeli hunian baru di tahun ini.

Dalam dunia pekerjaan, kesalahan diri sendiri bisa merembet menyebabkan masalah eksternal. Hati-hati dan selalu sadar diri saat bertindak. Potensi masalah pasti akan selalu ada. Terlepas dari itu, kamu akan mendapatkan apresiasi dari atasan, juga bantuan rekan-rekan kerja, membuat segalanya terasa lebih mudah dan membalik kesialan menjadi kemujuran. Ada kesempatan pindah kerja ke luar negeri? Ambil!

Sayangnya, urusan asmara tidak sebagus bisnis. Ada teman yang bisa dekat banget sekalipun, tetapi belum berpeluang bersama sebagai pasangan. Bagi yang telah punya pacar atau pasangan, rasanya seperti sendirian. Jangan dibiarkan, ya. Penyelesaiannya, tergantung masalah yang dihadapi masing-masing. Apakah kebosanan, masalah komunikasi, atau sebagainya.

Jangan sampai kendala asmara juga bikin badan sakit. Sebab, para pemilik shio kerbau/sapi cenderung kerap mengalami cedera ringan, seperti terjatuh, terpeleset hingga terkilir, dan sebagainya. Untungnya semua tidak berdampak serius.

Macan

Peruntungan pemilik shio macan di tahun babi tanah terbilang baik. Dimulai dengan adanya potensi promosi di kantor, dan kenaikan gaji yang diharapkan signifikan. Bagi para pemilik usaha, bisnisnya pun berpeluang mengalami peningkatan yang berkesan. Entah sebagai sebab atau akibat, para pemilik shio macan akan merasakan antusiasme baru dalam karier dan usahanya. Energi positif yang juga mendorong munculnya ide-ide dan konsep baru nan cemerlang. Berbarengan dengan itu, menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan secara maksimal. Semua menjadi efek domino yang diinginkan. Saking positifnya, bahkan bukan merupakan kesalahan untuk mencoba berganti pekerjaan, mendapatkan yang ideal.

Soal asmara, wanita pemilik shio macan jauh lebih beruntung. Sebab berpeluang bertemu calon pasangan sesuai gambaran ideal, meskipun usahanya dibantu oleh rekan-rekan pria lainnya. Kalau sudah begini, harus pandai-pandai mengambil “kesempatan”. Sementara pria pemilik shio macan cenderung menghadapi kebuntuan asmara. Mereka yang belum berpasangan akan tetap berhati gelisah. Bisa karena tidak bertemu wanita ideal, tidak berani mengungkapkan perasaan, takut ditolak, terlalu banyak pertimbangan, dan sebagainya. Bagi yang sudah berpasangan pun, hati-hati akan mengalami asmara yang hambar.

Banyak masalah, jangan ditambah urusan kesehatan. Selalu jaga makan, rawat lambung, dan kondisi kulit.

Semoga semua hal-hal positif menjadi kenyataan.

[]

Shio di 2019 (2): Kelinci, Naga, Ular.
Shio di 2019 (3): Kuda, Kambing, Monyet.

Sometimes, Fear is Good

Salah satu alasan kenapa saya berhenti melakukan salah satu pekerjaan saya beberapa tahun lalu adalah karena saya merasa tidak takut lagi.
Saat itu, saya sudah melakukan pekerjaan tersebut selama beberapa tahun. Setiap tahun ada beberapa projects yang harus kami handled. Kenapa pakai kata “kami”, karena memang saya bekerja dalam sebuah tim.

Selama beberapa saat terakhir sebelum saya berhenti, memang ada keresahan yang melanda dalam diri. Mungkin memang sudah saatnya mengakhiri pekerjaan tersebut. Tetapi setelah dirunut lagi, saya sempat kaget terhadap cara berpikir saya.

Kekagetan ini saya sadari saat menghadapi klien atau calon klien. Setiap mendengar pitch project yang akan di-propose, alih-alih mendengarkan dengan baik, tapi otak saya langsung berputar dan keburu berasumsi seperti, “Oh, dengan budget segini, kita bisa nih, pakai cara seperti ini.” Atau, “Oh, maunya dikerjakan 6 bulan. Paling bisa seperti ini.”

Lama-lama saya merasa pekerjaan yang saya lakukan adalah copy-and-paste template dari apa yang sudah dilakukan. Tinggal mengganti label atau nama yang dicantumkan di proyek tersebut.

Saat itu saya merasa ada kegentingan. Terlebih karena pekerjaan saya menuntut kreatifitas tinggi yang membuat satu project berbeda dengan yang lain. Saat kita merasa template yang kita lakukan sudah pernah sukses, dan yang kita ingin lakukan adalah mengulangnya, maka sebaiknya kita take a pause terlebih dulu.

Lambat laun saya mengingat-ingat lagi, apa yang sempat menjadi pendorong saya melakukan pekerjaan saya. Di masa-masa awal melakukan pekerjaan ini, sempat ada rasa ketakutan tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik, sehingga mati-matian belajar, mencari semua informasi, mencari bala bantuan untuk bisa menyelesaikan project dengan hampir sempurna. Selalu ada anxiety atau rasa deg-degan saat project diluncurkan. Seperti ada butterfly in my stomach melalui proses pengerjaannya.

Saya sempat merindukan sensasi seperti itu, sebelum akhirnya saya sadar bahwa rasa itulah yang saya perlukan untuk terus termotivasi bekerja. Bahwa saya belum tahu banyak, meskipun sudah melakukan banyak. Bahwa masih ada rasa takut yang bisa mendorong saya untuk menutupi ketakutan itu dengan melakukan apa yang harus dilakukan dengan sebaik mungkin.

600_461238573

Akhirnya saya memutuskan berhenti dari pekerjaan itu. Lalu saya kembali ke profesi lama yang pernah saya tekuni, namun karena sudah saya tinggalkan beberapa tahun, landscape atau suasana pekerjaannya berubah. Infrastruktur berubah, orang-orangnya berubah, dan banyak sekali ketertinggalan yang harus saya kejar. Mau tidak mau, saya harus belajar lagi. Bersamaan dengan masa pembelajaran ini, tak dinyana anxiety itu datang lagi, bersamaan dengan excitement menghadapi suasana baru.

Dalam beberapa situasi, ketakutan yang kita hadapi karena kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan, ternyata bisa mendorong kita untuk jadi belajar dan bekerja ekstra keras (dan ekstra cermat). Sometimes, fear is good to drive us forward. Karena kita hanya bisa menaklukkan ketakutan kita saat kita dengan mencari tahu lebih banyak, apa yang sebenarnya membuat kita takut.

Selalu cari tantangan baru di pekerjaan yang kita lakukan. Lebih mudah memang di pekerjaan baru, tapi di pekerjaan lama pun, selalu cari hal baru yang membuat kita excited melakukannya. Not knowing what you’re about to do can be the most exciting thing you’ll ever do.

Selamat tahun baru.

Harapan 2019

TAK perlulah berpanjang-panjang, kala berdoa dan memanjatkan pinta. Sesungguhnya ia, apa pun sebutannya, hadir melampaui jumlah kata dan keterbatasan makna. Begitu pula untuk saat ini, di tahun yang baru dengan segudang pengharapan.

Berbekal pengalaman di tahun sebelumnya, serta semangat menjalani yang akan datang, semua orang sejatinya bebas meminta apa saja; segala hal yang dianggapnya bakal memberikan kegembiraan dan memberikan kebahagiaan. Ada yang dangkal, maupun yang mendasar.

Ketenangan

Ada kekuatan dalam ketenangan. Kuat menghadapi segala hal yang muncul atau terjadi, kuat menahan gejolak emosi sendiri yang timbul agar tidak mengganggu akal sehat ketika melakukan pertimbangan, kuat menjalani kehidupan dengan segala ketidakpastiannya.

Semoga kita selalu memiliki ketenangan, dan mampu menghadirkan ketenangan.

Ketenteraman

Merupakan rasa nyaman dan damai yang diperoleh melalui ketenangan, baik ketenangan dalam diri sendiri, maupun ketenangan yang dihasilkan dari lingkungan sekeliling kita. Termasuk kesehatan jasmani maupun batin.

Dalam ketenteraman, kita berbahagia. Bahkan tanpa perlu risau bisa kehilangan perasaan berbahagia, maupun sumber dari perasaan berbahagia tersebut. Sebab kita sudah cukup tenteram, tidak lagi merasa ingin meminta lebih.

Semoga kita selalu berbahagia dan tenteram, dalam situasi apa pun.

Penerimaan Diri

Ada yang jauh lebih penting dari penerimaan oleh orang lain dan lingkungan sekitar kita, yakni penerimaan oleh diri sendiri. Penerimaan oleh pihak lain memang membuat kita bisa merasakan banyak kemudahan dan kelancaran, tetapi tanpa sudi menerima diri sendiri–apa pun kondisinya–semua akan tetap terasa kurang, penuh kerisauan, dan membebani.

Saat kita sudah bisa menerima diri sendiri, penerimaan orang lain akan terasa mengikuti. Kalaupun tidak, kita menyadari bahwa hal tersebut tak sebegitu penting lagi.

Menerima diri sendiri bukanlah sesuatu yang mudah dan dapat langsung dilakukan begitu saja, dibutuhkan perjuangan (terhadap diri sendiri); ratusan diskusi bahkan perdebatan (kepada diri sendiri); dan penegasan batin (untuk diri sendiri).

Semoga kita selalu mampu berdamai dengan diri sendiri, dengan menerima apa pun adanya.

Kejernihan

Ketenangan dan ketenteraman memungkinkan kita untuk selalu berpikir serta melihat segalanya dengan jernih. Di sisi lain, kejernihan berpikir dan melihat atas segala hal mendorong kita agar selalu bisa tenang, serta merasakan ketenteraman.

Kejernihan pula yang mampu membuat kita memilih dengan tepat, karena kita terarah untuk berpikir lebih jauh dan menyeluruh. Menjadikan pilihan yang kita ambil benar-benar tanpa pertimbangan bias, dan patut.

Semoga kita selalu mampu berpikir dan bertindak jernih, menyadari semua sebagai apa adanya.

Keleluasaan

Apabila kemakmuran diibaratkan sebagai kunci, maka keleluasaan adalah pintunya, yang kemudian tetap mengarah pada ketenteraman. Sebab keleluasaan membebaskan kita dari kekhawatiran dan kerisauan berlebihan. Adanya keleluasaan menunjukkan bahwa kita akan selalu memiliki pilihan, alternatif, dan jalan keluar dalam segala hal.

Keleluasaan juga merupakan wajah lain dari kemudahan, dan kelancaran yang manusiawi. Karena kita bertanggung jawab penuh atas keputusan dari pilihan-pilihan tersebut.

Semoga kita selalu memiliki keleluasaan untuk segala hal.

Mampu Mempertahankan

Sesukar-sukarnya memperoleh hal-hal positif, tetap lebih susah mempertahankannya dengan baik. Namun, bisa dipastikan, sekali kita mampu berada dalam ketenangan dan selalu melihat dengan jernih, semua hal-hal positif tersebut justru akan melekat dengan sendirinya.

Semoga kita selalu mampu mempertahankan apa yang telah diperoleh dan dimiliki, bahkan mampu mengembangkannya.

Mampu Melepas

Mampu melepas ialah kondisi menuju perasaan terbebas. Lepaskanlah yang sepatutnya dilepas. Kekuatan untuk mengupayakan ketenteraman bagi diri sendiri, dan agar lebih berfokus pada hal-hal yang lebih penting dibandingkan sesuatu dari masa lalu.

Semoga kita selalu mampu bijaksana.

Semoga semuanya ada pada Anda, tahun ini hingga seterusnya.

[]