Membayar (untuk) Ego

TERASA sangat menyenangkan, buaian ego berhasil menaklukkan hampir semua orang. Sensasi yang disuguhkannya hampir mirip candu; membuat kita selalu ingin merasakannya lagi, dan lagi, dan bahkan lebih lagi. Seperti yang sempat ditulis beberapa pekan lalu, ego selalu lapar agar bisa menjadi besar. Ia butuh asupan secara konsisten, dan dengan rakus melahap apa yang ada di… Read More

Advertisements

What good is a heart in words?

Dear you, Before the answer to the title above is revealed, and before the fate of this letter ends up in its disappearance from the mailbox, I hope there are some precious seconds you are willing to spare to read this through the end. And I wonder if the request has now become some sort… Read More

Keliru Kutip, Anti LGBTIQ, atau Jurnalisme yang Bias?

BILA mengacu pada tulisan saya sebelumnya, entah, apakah saya masih kompeten dan berhak berbicara tentang topik yang satu ini, atau sebaiknya menelan semua unek-unek dan diam saja. Pasalnya, ini tentang praktik jurnalisme arus utama (mainstream) di Indonesia, serta risiko terjadinya persepsi bias. Soalnya, saya bukan lagi seorang jurnalis, pun bukan pekerja di bidang ini. Urusan… Read More

Siapa yang Berhak Berbicara?

NOTIFIKASI pesan WhatsApp mencuat di layar ponsel waktu bus TransJakarta baru naik jalur Flyover Pesing, Sabtu siang kemarin. Kirain ngajak ketemuan, ternyata bukan. Lebih menarik, malahan. Sebagai seorang Tionghoa, yang kebetulan juga antusias terhadap tulisan Cina, permintaan teman dari Samarinda tadi terasa menggoda untuk ditindaklanjuti. Bisa dengan mengamati aksaranya satu demi satu, mencari kesamaannya, kemudian… Read More

We Need Painkillers

Sekarang saya punya kanal podcast kesayangan untuk didengar sambil lari lari ganteng; Doctor’s Farmacy. Dokter Hyman baru memulai podcast ini awal tahun 2018 dan dengan rutin setiap seminggu sekali menyajikan tamu yang kadang menarik kadang kurang, tetapi sekalinya menarik sering saya dengar lebih dari satu kali. Mark Hyman dan teman-temannya ini adalah pengikut functional medicine… Read More

Netflix, Quincy, dan Perbedaan Hikmah dalam Kehidupan

Siapa sangka, cara menonton film pada akhirnya adalah berlangganan via internet. Bahkan sekelas bioskop yang menjadi tumpuan utama laris-tidaknya sebuah film dirilis harus mempercantik toilet dengan lampu sorot yang membuat kita para lelaki merasa 50% pipis dan setengahnya lagi merasa sedang konser tunggal. Juga mau ndak mau pengelola bioskop berjualan penganan ringan, kudapan dan pernak-perik… Read More

Teman Yang Tak Selalu Ketemuan

Seberapa sering kita perlu bertemu dan berbicara dengan teman kita? Pertanyaan di atas cukup mengusik pikiran saya sesekali dalam beberapa minggu terakhir ini. Dan ketika sedang berpikir tentang hal itu, mau tidak mau saya “terpaksa” jujur kepada diri sendiri, bahwa sudah jarang sekali saya bertemu dengan teman-teman saya. Kalau sudah jarang bertemu, apa masih dianggap… Read More

Dari Titik Singgah ke Titik Singgah Lain

ADALAH transit-oriented development (TOD), sebuah konsep perencanaan urban yang mendorong manusia—para warga sebuah kota—lebih bergerak ketika beranjak. Idealnya, alih-alih duduk sendirian dalam bilik yang sejuk dan lumayan lega tetapi berlangsung lebih dari dua jam, skema berdasarkan TOD akan berpotensi memangkas durasi perjalanan. Meski bakal diselingi aktivitas menunggu sambil duduk atau berdiri, berjalan kaki, maupun agak… Read More

Andai TTS Termasuk Ujian CPNS

“Kalo mau lulus ujian Bahasa Indonesia, banyakin isi TTS.” Itulah pesan Bapak suatu kali ketika saya menghadapi ujian Bahasa Indonesia. Pesan yang hingga saat ini sering saya lakukan tiap Kamis dan Minggu. Maklum saja, pada hari-hari itu, beberapa media cetak seperti koran selalu menghadirkan TTS di satu halaman. Mulanya, TTS atau yang sering biasa disebut… Read More

Telpon Ibuku

Beberapa hari yang lalu ibuku menelpon. Tentu saja lewat audio call milik Whatsapp. Intinya ibuku cerita jika ayahku penglihatannya mulai berkurang. Setelah diperiksa ke dokter mata ayahku harus lakukan operasi katarak. Itulah sebabnya ibuku menelpon. “Ayahmu takut. Katanya ada beberapa temannya  yang lensanya ndak pas sehingga usai operasi untuk melihat pun rasanya masih berkabut“. Aku… Read More

Mengakui Rasa, Bukan Ratna

Saat tulisan ini dibuat, saya sedang sakit. Agak aneh menulis kalimat barusan. Mari kita ulang lagi. Saat tulisan ini dibuat, saya sedang dalam masa istirahat karena sedang sakit. Okay, that is somewhat better. Mendadak di awal minggu ini, rasa sakit yang menyerang persendian di kaki saya muncul lagi. Ini penyakit tahunan yang sudah saya alami… Read More

Akun Alter Ego Non Prostitusi

IALAH Dionysus, dewa bertopeng dari asal yang asing dan misterius. Dia disebut sebagai “dewa yang datang”, sebab hadiratnya selalu memunculkan antusiasme pada manusia, perasaan gembira yang menggejolak (excitement), sensasi ekstase, serta dorongan hasrat. Karena itu pula, dewa berwajah cantik ini identik dengan minuman anggur. Yang tak hanya memabukkan, tetapi juga mampu mengubah (altering) kepribadian seseorang.… Read More