We Need To Talk About Kevin

Mulai hari ini karir Kevin Spacey akan meredup. Seperti kita tahu, Anthony Rapp melaporkan kalau dirinya dilecehkan secara seksual oleh Kevin Spacey 30 tahun lalu. Yang menjadi permasalahan berat adalah Rapp ketika itu masih berusia 14 tahun. Itu menjadikan Kevin Spacey seorang pengidap pedofilia. Peristiwa ini sebetulnya sudah terjadi di film American Beauty yang dibintangi… Read More

Advertisements

Mana Sampah, Mana Berlian

Aku berdiri di tepian. Menunggu awal yang baru. Ndak mampu menengok ke bawah. Ndak mau liat ke belakang. Tapi untuk maju, aku harus tau.  Berat sekali kaki ini. Sekejap jadi pengecut. Jutaan suara menjerit-jerit di kepala. Ribuan bisikkan jadi bentakkan. Kenapa ndak sekarang? Apa bedanya dengan besok? Lusa? Kapan? Menerror tiap sunyi turun dari puncak… Read More

Ketika Rok Mini dan Cadar Duduk Berdampingan Tanpa Saling Jambak

Gunaydin. Sudah seminggu saya berada di Turki. Tepatnya kota Istanbul. Urusan pekerjaan. Mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Bank Sentral Turki. Urusan pekerjaan hanya empat hari. Sisanya saya menambah hari dengan mengajukan izin cuti. Ada perbedaan mendasar ketika kita tiba di negara lain sebagai tamu, menginap di hotel berbintang, makan-makanan yang memang telah disesuaikan dengan lidah… Read More

Supaya Kita Bisa Betah Terus

Apa yang membuat kita bisa terus tertarik dengan pekerjaan kita? Pertanyaan ini bergelanyut di benak saya saat sedang membaca dan menyelesaikan bacaan terakhir, yaitu The Kill Bill Diary: The Making of a Tarantino Classic as Seen Through the Eyes of a Screen Legend oleh David Carradine. Sesuai dengan judul bukunya, buku ini berisi cukilan dari… Read More

Tidak Usah Punya Anak Deh!

DI JALAN Kelinci, Pasar Baru, tak jauh dari tempat indekos, ada salah seorang tukang parkir yang biasanya berjaga di depan restoran Bakmi Gang Kelinci. Setiap malam, setelah restoran tutup, dia tampaknya tidak pulang ke mana-mana. Bersama seorang wanita yang saya asumsikan ialah pasangannya, mereka menggelar tikar, bantal, dan guling di emperan ruko seberang restoran. Sekilas,… Read More

Ketika Awet Tak Lagi Relevan

Sepasang sepatu Doc Mart menarik perhatian saya. Selain mengingatkan saya pada masa SMA, saat semua orang berburu sepatu model boot dengan sol tebal anti kepleset ini. Mendapatkannya di Jakarta saat itu bukan perkara mudah. Tapi sekarang toko sepatu khusus sepatu era skinhead ini sudah hadir di mall. Sepertinya lumayan banyak peminatnya walau bisa dibilang harganya… Read More

Mengulangi Hati

Terkadang kita mengalami, suatu situasi di mana rasanya semua seperti menjawab segala pertanyaan dan keinginan yang seumur hidup kita rasakan. Pernah, tak merasakan itu? Bertemu dengan seseorang yang kita naksir secara fisik. Lalu ketika mengobrol tak terasa waktu terlewat berjam-jam karena bisa bicara tentang apa saja. Tatapan penuh arti pun saling bertukar. Ketika berpisah, komunikasi… Read More

#RekomendasiStreaming – Kisah Klasik Untuk Sekarang dan Masa Depan

I love classic films. Dari kecil, saya punya kebiasaan menonton film Indonesia tahun 1970-an. Kebiasaan ini terjadi karena ibu saya. Beliau suka meminjam kaset video Betamax film-film Indonesia di era kejayaan Paula Rumokoy, Ruth Pelupessy, Dicky Zulkarnaen, dll., dari tempat persewaan video. Memang ada film-film lain, seperti film-film silat Bridgitte Lin Ching Sia, film-film James… Read More

“Homoseksualitas Bisa Disembuhkan dengan Hipnoterapi”

APAKAH kalimat judul di atas benar adanya? Ya manalah saya tahu! Lha wong saya bukan seorang hipnoterapis (apalagi yang sudah tersertifikasi klinis), pun bukan seorang gay dengan perspektif orang pertama, yang sedang mengalaminya. Namun secara pribadi, kalimat judul di atas terdengar kurang sreg bagi saya. Hanya penyakit yang berpeluang/bisa disembuhkan, bukan preferensi seksual yang sebenarnya sama… Read More

Apakah Jennifer Lawrence juga korban Harvey Weinstein?

Beberapa bulan ke belakang ini saya mengalami kesulitan untuk menulis di Linimasa. Padahal cuma satu halaman. Entah kenapa. Saya tidak percaya dengan istilah writer’s block. Tapi kalo reader’s block saya bisa mengerti. Itu mungkin yang dialami oleh saya. Saya kurang membaca. Saya salahkan media sosial. Sepertinya semua topik sudah ditulis. Tidak ada lagi yang bisa… Read More

Fake News and Fake People

Jadi begini ya. Semenjak jadi remaja tanggung, entah mengapa percaya 95% sama sesuatu atau seseorang tidak pernah jadi default (not even 100%). Apalagi orang baru yang sekonyong konyong hadir dan seolah memaksakan posisinya di suatu situasi atau dekat seseorang atau diri. Atau orang baru kenal yang mendadak suka memuji. Sering benar instingnya, tetapi kalau salah,… Read More

Berapa Harga Ponsel Kita?

Lagi-lagi soal ponsel. Dua tahun lalu, beberapa kali saya menulis soal ponsel di Linimasa ini. Saat itu, saya panik karena ponsel saya satu-satunya wafat secara mengenaskan dan mendadak. Seketika semua aktivitas saat itu terhenti, karena nyawa digital kita dicabut. Dua tahun kemudian, umur ponsel yang menjadi daily driver atau gawai utama sudah genap juga berusia… Read More

Dari “Waktu Tengah Hari” Sampai Coventry

SEMAKIN banyak saya belajar, semakin sadar betapa tidak tahunya saya. Ini terjadi dalam banyak hal, termasuk kehidupan spiritual. Sampai mikirnya seberapa jauh ingin terus belajar, dan berbesar hati mengkoreksi apa yang sebelumnya sudah telanjur dianggap sebagai kebenaran. Berikut adalah salah satu contohnya. Sebagai seseorang yang sedang berusaha mempelajari, mengkritisi, memahami, dan menjalani Buddhisme mazhab Theravada… Read More