Tol dan Mek

“Le, sini dulu. Kamu kan ndak puasa, coba cicipin ini udah pas apa belum bumbunya?” Begitu selalu Ibu memanggilku. Le, dari frasa thole dari kata konthole (penis-nya); lumrah digunakan orang Jawa sebagai panggilan untuk anak laki-laki yang lebih muda, entah ada atau tanpa pertalian keluarga. Sementara Simbah Putri (nenek, Jawa) selalu memanggil Ibuku dengan Wuk.… Read More

Advertisements

Makhluk Langka selain Platypus

Jika ada makhluk langka selain harimau Sumatra dan platypus (eh, apa itu malah sudah punah ya?), jika ditengarai di sekitar kita adalah makhluk yang memiliki kerendahan hati. Bukan rendah diri, tapi rendah hati. Memiliki humility. Kata dari seorang yang tidak diketahui identitasnya, kesombongan dan percaya diri itu batasnya sangat tipis, dan garis itu bernama kerendahan… Read More

“Perkenalkan, Aku; Kresek!”

  Perkenalkan, aku kresek. Di tempat lain, aku dipanggil Asoy. Aku berasal dari bangsa plastik-plastikan. Tidak berkumis tidak berbuah dada. Diciptakan untuk satu tujuan; mengabdi kepada sang pencipta; Manusia. Aku kresek dewasa. Sebab memiliki “pengalaman hidup” mengabdi pada pencipta. Oleh karenanya, aku mengenal “pencipta”; mereka juga memiliki “Sang Pencipta” dan mereka juga diciptakan untuk tujuan… Read More

Mereka-reka Mimpi

Kita semua punya mimpi. Atau paling tidak, kita semua pernah punya mimpi. Mimpi yang tidak hanya sekedar hadir saat kita tidur terlelap. Mimpi di sini lebih berbentuk cita-cita, keinginan, asa, harapan, yang semuanya kita inginkan bisa terjadi secara nyata dalam hidup. Kita sudah terbiasa punya mimpi sejak kita masih kecil. Mimpi punya mainan yang paling… Read More

Buat Kamu…

MANTAN, seberapa pun tidak menyenangkan dan sungguh-sungguh ingin dilupakan, ternyata selalu sukses menjadi topik pembicaraan yang amat sukar terhindarkan 😅. Sekuat dan setegar apa pun hati telah dipersiapkan, lama kelamaan ya runtuh juga. Ngikut deh. Setidaknya bagi sebagian kecil* orang. Hari ini, awalnya pengin menulis mengenai hal-hal remeh, trivia, atau informasi-informasi ringan seperti biasa setelah… Read More

Masih tentang “kapan nikah” dan segala prahara cemilannya

Tak habis tanya, untuk menemukan jawab “kenapa” orang sering sekali melontarkan pertanyaan abadi nan jaya “Kapan Nikah?” Saya melihat kebiasaan ini adalah penanda sederhana; bahwa sebahagian manusia tanpa sadar sedang mempermainkan keyakinannya terhadap Tuhan. Di sisi lain, saya melihat fenomena pertanyaan “kapan Nikah” ini merupakan paradoks yang luar biasa kejamnya atas; manusia seolah percaya pada Tuhan… Read More

Bergegas Menggagas

Ada banyak yang pandai melukis dan menggambar, tapi mengapa hanya beberapa yang namanya naik dan terus dipuja dan dikenang sepanjang masa? Ada jutaan orang pandai bernyanyi tapi mengapa hanya beberapa yang bersinar sampai akhir. Tak terhingga yang pandai menulis, tapi tak banyak yang menggugah. Setiap hari jutaan manusia di bumi ini mencoba berkarya sayangnya hanya… Read More