Elvis Has Left the Building, and I’m a Bit Bummed

The legendary couch potato struck again. Cuaca yang mendukung; hujan deras di akhir pekan yang membuat malas pergi, khawatir terjebak banjir, tidak membuat janji dengan siapapun, pura-pura lupa ada undangan pernikahan, dan situasi jomblo kronis membuat saya kembali berbaring di tempat tidur berjam jam, tidak bergerak bagaikan sayur mayur. Yang di layar? American Crime Story:… Read More

Advertisements

Magic Is When Magic Happens

Hari ini, saya “cuma” mau berbagi video ini, yang baru saya temukan kemarin: Movie Night Sudah ditonton? Kalau belum, coba tonton dulu. Langsung klik saja tautan video Youtube di atas. Sekarang, sudah ditonton ‘kan? Lalu apa komentar Anda? Komentar yang terlintas di benak Anda begitu selesai menonton video pendek itu untuk pertama kalinya? Mungkin ada… Read More

Cukup

“KAPAN kita merasa cukup?” … Bangun menjelang subuh, mengejar kereta menuju Jakarta pagi-pagi sekali supaya bisa hadir di kantor tepat waktu. Berebut tempat di dalam gerbong kereta bersama ribuan penumpang lainnya, bukan untuk duduk, melainkan berdiri. Kerap melewatkan sarapan. Sesampainya di kantor, bekerja dengan durasi normal. Tak hanya fokus pada pekerjaan dan tenggat yang sedang… Read More

The (Not So) Magnificent Seven

Baru beberapa hari lalu saya nonton The Magnificent Seven. Film bergenre western ini adalah remake dari film dengan berjudul yang sama yang dibut di tahun 1960. Kedua film ini terinsipirasi dari film Seven Samurai besutan Akira Kurosawa yang dibuat tahun 1954. Versi Yul Brynner yang dibuat tahun 1960 sudah menjadi film yang klasik dan ikonik. Kenapa… Read More

Papa

​”Papa tumben nggak ngabarin dulu?” “Papa rindu cucu-cucu.” “Udah tidur dong Pa, jam segini. Jam berapa tadi dari Bandung?” “Papa mau liat cucu Papa.” Aku antarkan Papa ke kamar Lina dan Via. Papa berjalan pelan. Melihat seisi ruangan dan mengecup kening cucu-cucunya satu-satu. Padahal baru minggu lalu kami ke Bandung merayakan ulang tahun Via. “Lina… Read More

Cinta Iki Loh…

Ada saatnya di mana berlari terasa berat sekali. Entah karena kurang tidur, malas, terlalu lama absen, atau bosan… Seperti malam itu. Kaki terasa berat dan mendadak nafas tersengal-sengal. Dalam usaha menyelesaikan “lariin sebisanya aja” mendadak terbayangkan bagaimana kalau saat itu, saya kena serangan jantung dan inilah saat menjelang maut itu. Yang pertama ada di pikiran,… Read More

Mendengar Suara Warga 

Saya warga Jakarta sejak tahun 2004.  Sejak 12 tahun lalu hingga sekarang, saya tergolong warga yang beruntung karena pernah merasakan naik ojek, kopaja, taxi,  bus kota baik yang ac maupun non-ac, commuter line, motor pribadi, mobil pribadi, mobil pakai sopir, gojek, grab, uber, hingga sekarang menggunakan sepeda untuk bekerja.  Jadi tulisan ini bukan bicara jakartanisasi… Read More

Tes, Tes, 1…2…3…

Sejak dulu memang suka sekali dengan segala macam tes kepribadian, entah kenapa. Dan sepertinya saya tidak unik. Mungkin karena kita paling bisa kalau diminta (maupun tidak diminta) membaca orang lain, tetapi seolah buta jika membaca diri sendiri. So any insights are welcomed. Dari mulai membaca karakter berdasarkan horoskop, lalu karakter berdasarkan shio, karakter berdasarkan horoskop… Read More

Yang Pergi Dan Akan Tetap Abadi

Tahun 2016 masih tersisa 3 bulan lebih 8 hari lagi. Tapi bisa dibilang, ini tahun yang mencengangkan untuk kepergian para pesohor, seniman, artis dan figur publik populer. Dari awal tahun, kita banyak mendengar kabar orang-orang ternama berpulang. Volume berita ini cukup sering terdengar. Apalagi di paruh pertama tahun ini. Ketika saya melempar pendapat ini di… Read More

Antara Biksu, Bhikkhu, dan yang Palsu

BIKSU. Kata ini tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menjadi sebutan baku dan populer untuk para pendeta atau petapa (Buddha) pria yang memiliki sejumlah ciri khas. Karena itu, cenderung sangat mudah untuk mengira seseorang yang berkepala plontos, dan mengenakan pakaian berkibar seperti jubah berwarna abu-abu/kuning/cokelat/merah maroon sebagai biksu. Padahal, belum tentu. Sampai saat ini, Buddhisme terbagi dalam tiga mazhab utama. Dengan perspektif ortodoksi, urutannya adalah Theravada, Mahayana, dan Tantrayana dengan area… Read More

Guru Agama Bernama Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far

JIKA harus membuat daftar nama-nama guru agama maka saya harus memasukkan namanya: Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far.  Pasti tidak di urutan pertama, tapi harus ada dalam urutan sepuluh teratas. Dia tidak mengajar seperti guru agama di sekolah arab – madrasah ibtidaiyah –  di kampung saya dulu, di mana saya belajar tarikh, fiqih, tauhid, tajwid, hadist,… Read More

Pesan dari @perempuansore

Apakah kamu pernah ingin bunuh diri? Setidaknya sesekali keinginan itu hinggap di kepalamu bukan? Sangkaku setelah itu kamu makin merasa buruk: menyesal, merasa berdosa, tidak berguna, berasa aneh, dan ingin bunuh diri lagi. Haha, bisa kok. Kalau rencana bunuh dirimu yang pertama gagal atau keburu ketahuan orang. Ih menyebalkan ya? Orang mau bunuh diri kok… Read More

Keliling Dunia dengan Tote Mangkok Ayam

Malam itu ruangan sempit ini masih dipenuhi aroma nasi ayam. Bisnis yang baru berjalan belum tiga bulan ini sudah menuntut penamaan dan logo. Walau ini, atau karena ini, adalah bidang pekerjaan sehari-hari, saya cenderung menggampangkan. Apa ajalah yang cepet. Jadilah awalnya bernama Nasi Ayam Jagoan. Kenapa Jagoan? Kan dari Ayam Jago… Gampang kan. Lalu tibalah… Read More

Kisah Seribu Kunang-kunang di Bloomington dan Orang-orang Manhattan

Entah seberapa lekat antara Yuwono Sudarsono dan Budi Darma bersahabat. Dalam cerpennya yang dibuat tahun 1976, Budi memberikan catatan bahwa cerpen tersebut untuk Yuwono Sudarsono“. Cerpen Lelaki Tua Tanpa Nama diselesaikan Budi di London pada tahun 1976. Bisa jadi saat itu Yuwono kebetulan sedang menjadi mahasiswa The London School of Economics dan Budi menumpang menginap di… Read More

Kesimpulan Minggu Ini

Sudah berjam jam menghadapi layar dokumen yang seputih hatiku, dan belum juga ada ide. Mengintip tulisan Nauval, sudah membicarakan Emmy. Mengintip tulisan Dragono, yang ternyata terinspirasi dari Twitter, lalu ikut mengintip ke sana, kok semakin tidak terinspirasi jadinya ya. Akhirnya saya berpikir kalau jangan-jangan pembaca Linimasa juga sama seperti saya di hari Jumat yang mulia… Read More